Selasa, 21 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Politik

20 KTA Digandakan Jadi 654

Rabu, 18 Oct 2017 07:01 | editor : Ali Mustofa

CEK BERKAS: Ketua KPU Rembang Minanus Su’us (kiri) dan anggotanya mengecek kelengkapan berkas pendaftaran salah satu partai Senin (16/10) malam.

CEK BERKAS: Ketua KPU Rembang Minanus Su’us (kiri) dan anggotanya mengecek kelengkapan berkas pendaftaran salah satu partai Senin (16/10) malam. (KHOLID HAZMI/RADAR KUDUS)

 REMBANG – Ada-ada saja cara yang dilakukan demi lolos verifikasi sebagai peserta pemilu 2019. Seperti Partai Idaman di Kabupaten Rembang, demi memenuhi persyaratan administrasi, pengurus diduga rela melakukan pengandaan Kartu Tanda Anggota (KTA) di luar batas kewajaran.

Hal itu diketahui saat petugas KPU Rembang memeriksa berkas yang diserahkan Senin (16/10) malam. Partai Idaman menyertakan sekitar 654 salinan KTA. Setelah dicek, yang asli sekitar 20 KTA. Ratusan lainnya diduga salinan dari 20 KTA tersebut.

”Ada dua lembar salinan KTA. Satu lembarnya isinya sekitar 20. Itu kemudian digandakan jadi sekitar 650,” ungkap Maftuchin, komisioner KPU Rembang kemarin.

Temuan itu membuat KPU meminta partai baru tersebut melengkapi berkas pendaftaran. Sebab, berkas yang diserahkan dinilai ada kekurangan. Selain itu, data Partai Idaman yang ada di Sipol tak bisa diakses.

Maftuchin menambahkan, sesuai jadwal awal, hari terakhir pendaftaran partai politik calon peserta pemilu Senin (16/10). Tapi, KPU pusat mengeluarkan Surat Edaran (SE). Surat bernomor 585 itu berisi tentang pendaftaran akhir partai politik peserta Pemilu 2019.

Dalam surat tersebut, partai yang belum melengkapi berkas pendaftaran sampai 16 Oktober 2017 pukul 24.00 diberikan toleransi. Mereka diberi kesempatan dalam waktu 1x24 jam untuk melengkapinya. Terhitung sejak jam terakhir penutupan pendaftaran.

Di kantor KPU Rembang sendiri hingga Senin (16/10) malam masih ada partai yang mendaftar. Yakni, Partai Idaman, PDIP, dan PKB. Dari tiga partai itu, dua di antaranya dinyatakan lengkap.

Meski sempat terjadi diskusi alot ketika PDIP menyerahkan dokumen pendaftaran. Sebab, data anggota di Sipol dengan yang diserahkan berbeda. Meskipun hanya selisih satu saja.

KPU akhirnya memberikan tanda terima kepada PDIP. Bahwa, partai tersebut sudah mendaftar. Lewat tengah malam, KPU masih melayani pendaftaran. Malam itu PKB menjadi partai terakhir yang mendaftar.

Maftuchin mengungkapkan, hingga Selasa (17/10) siang sudah ada 12 partai yang diberikan tanda terima pendaftaran. Selain itu, ada dua partai yang belum diberi tanda terima, meskipun sudah datang dan mendaftar ke KPU.

Keduanya terdiri dari Partai Idaman dan Partai Garuda. Untuk Partai Garuda, berkas yang diserahkan sudah memenuhi syarat. Hanya saja, KPU masih menunggu orang yang diberi mandat partai untuk menjadi penghubung. ”Partai Garuda berkasnya sudah. Tapi kami minta ada orang yang ditunjuk sebagai penghubung, dibuktikan dengan surat mandat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Idaman Rembang Zainal Abidin  mengungkapkan, masih menunggu kepastian dari DPP. Sebab, data di Sipol belum bisa diakses KPU Rembang. KPU pun belum bisa mencetak formulir F2 yang akan diisi data salinan KTA dan KTP. “Sampai malam ini (tadi malam, Red) masih berkomunikasi dengan DPP,” jelasnya.

(ks/lid/ris/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia