Kamis, 23 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Features

Rima Shofyani, dari Jepara ke Ajang Internasional

Sabtu, 14 Oct 2017 07:23 | editor : Panji Atmoko

Rima Shofyani

Rima Shofyani (DOK. PRIBADI)

 Tergabung di organisasi Indonesian Green Action Forum, memberi banyak pengalaman baru bagi Rima Shofyani. Bersama organisasi itu dia berhasil membawa nama Indonesia di ajang Korea International Water Week (KIWW) dan 1st Asia International Water Week (AIWW) yang digelar di Korea Selatan.

FEMI NOVIYANTI, Jepara

PEREMPUAN berjilbab ini tak menyangka bisa ke luar negeri. Terlebih pergi ke Negeri Gingseng. Meskipun perginya bukan dalam rangka jalan-jalan, Rima Shofyani bisa mengetahui bagaimana kondisi sebenarnya yang ada di film-film Korea yang diputar di Indonesia.

Kepergian Rima ke negeri tersebut dalam rangka Korea International Water Week (KIWW) dan 1st Asia International Water Week (AIWW) di Hico, Gyeongju South Korea. Kesempatannya itu tak mau disia-siakannya. Di ajang tersebut, dia bersama lima perwakilan lain dari Indonesian Green Action Forum (IGAF) yang merupakan organisasi di bawah binaan Unesco mengunggulkan ide baru bertajuk Smart Water Adapted Climate yang merupakan terobosan baru di bidang teknologi air.

Pada sesi presentasi, yakni pada side event Technology Implementation Policy Platform, perwakilan Indonesia mempresentasikan tentang Smart Water Adapted Climate. ”Jadi itu teknologi air pintar untuk diterapkan di segala cuaca. Terobosan baru ini diciptakan oleh salah satu delegasi, yakni Achmad Solikhin yang juga merupakan founder IGAF,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Terkait kesempatannya ambil bagian di ajang internasional itu, dara kelahiran Jepara, 7 Oktober 1994 ini mengatakan, bermula dari penunjukan yang dilakukan Kementerian PUPR. ”Kementerian menunjuk Indonesian Green Action Forum menjadi delegasi. Setelahnya dipilih enam orang anggota termasuk saya,” ungkapnya.

Selama sembilan hari mulai 17-25 September lalu, perempuan yang beralamat di RT 5/RW 1 Kelurahan Ujung Batu Jepara bersama perwakilan lainnya unjuk kebolehan di ajang internasional itu.

Rima mengaku senang karena dia bisa mewakili organisasi yang lahir di Jepara sampai di tingkat internasional. ”Apalagi acara itu dihadiri Menteri PUPR dan di sana juga diikuti perwakilan delegasi se-dunia. Lebih bangga lagi karena untuk acara AIWW selanjutnya yakni pada 2020 akan diselenggarakan di Indonesia,” ungkapnya.

Berkesempatan datang ke tempat baru dan bertemu orang dari berbagai belahan dunia memberi banyak pengalaman bagi putri pasangan Imam Syafii dan Rahayu Ratnaningsih ini. Dia mengaku banyak pula belajar tentang budaya Korea.

”Banyak belajar hal baru, orang sana sangat menghargai waktu, aturan dan orang asing. Di sisi lain, saya juga kagum dengan teknologi yang luar biasa khususnya teknologi air. Saya pikir Indonesia harus bisa lebih dari Korea. Karena SDA Indonesia lebih kaya. Kita harus tetap melestarikan budaya Indonesia yang baik, lebih dalam lagi adalah adanya edukasi ke anak anak sedini mungkin,” urai alumni Unnes Semarang.

Selain aktif di ajang internasional, saat ini Rima juga masih konsen mempromosikan potensi dan pariwisata Jepara bersama Paguyuban Mas dan Mbak Kabupaten Jepara. Di kelompok yang beranggotakan duta wisata Jepara tersebut dia menjabat sebagai ketua.

Tak terbatas pada kelompok tersebut, dia juga sering ambil bagian dalam berbagai even budaya di Jepara. Salah satunya dalam perayaan Hari Batik Nasional beberapa waktu lalu.  Dia mengajak serta anggota paguyuban sekaligus menjadi koreografer pada acara yang digelar Nalendra Batik.

Dikatakan Rima, menciptakan koreo dalam waktu singkat serta menerapkannya pada anak-anak merupakan tantangan tersendiri. ”Karena pergelaran itu tidak hanya dilakukan anak paguyuban saja, tetapi ada juga anak-anak kecil yang dilibatkan. Jadi harus melatih dengan sungguh-subgguh,” tegasnya.

Di ajang itu, dia juga menangani tata rias. Semua yang tampil diriasnya dengan tema flawless show. ”Saat ini saya juga sedang merintis salon muslimah dan wedding organizer. Grand opening awal tahun mendatang,” ungkapnya.

(ks/emy/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia