Selasa, 21 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Ekonomi

Latih Perempuan Ciptakan Peluang Usaha

Jumat, 13 Oct 2017 05:32 | editor : Ali Mustofa

BERDAYAKAN PEREMPUAN: Instruktur pelatihan peluang usaha memberikan contoh membuat bros kepada peserta di kantor Dinas Sosial P3AP2KB Kudus baru-baru ini.

BERDAYAKAN PEREMPUAN: Instruktur pelatihan peluang usaha memberikan contoh membuat bros kepada peserta di kantor Dinas Sosial P3AP2KB Kudus baru-baru ini. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

 KOTA – Peran perempuan dalam meningkatkan perekonomian keluarga sangat penting. Hal inilah yang menjadi pertimbangan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kudus mengadakan pelatihan keterampilan kepada para perempuan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan skill yang nantinya berguna untuk berwirausaha. ”Perempuan dilatih mandiri supaya mampu membantu ekonomi keluarga. Juga menyadarkan perempuan kalau pekerjaannya tidak hanya berdiam diri di rumah, tapi juga ada kesempatan untuk berkarya. Jangan khawatir urusan rumah, tetap akan terurus karena bisa membuka usaha di rumah,” jelas Kepala Dinsos P3AP2KB Kudus Luthful Hakim.

Pelatihan yang diberikan, antara lain membuat kerajinan akrilik, membuat bros, pengolahan makanan, membuat kue dan cake, menjahit, dan pelatihan lain yang bisa dikerjakan perempuan di rumah. ”Kami memberikan pelatihan produksi sekaligus juga pemasaran. Saya berharap pengertian para suami untuk mendukung istrinya membuka peluang bisnis. Apalagi sekarang zamannya digital, promosi bisa lewat media sosial,” terangnya.

Dia menerangkan, pelatihan tersebut ditujukan kepada 30 kelompok perempuan yang tersebar di sembilan kecamatan. Setiap tahun kegiatan pemberdayaan perempuan terus dilakukan. Bahkan, sudah terbukti pesertanya banyak membuka usaha. Contohnya, membuka usaha katering, pernak-pernik bros, kerajinan dari akrilik, dan lainnya.

Salah satu peserta pelatihan dari Kecamatan Undaan Farida mengatakan, pelatihan yang diikuti memberikan banyak pengalaman. ”Saya paling suka kalau pelatihan tata boga. Tak sabar mempraktikkan sendiri hasil pelatihan di rumah. Saya juga mulai menerima pesanan,” terangnya. 

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia