Rabu, 18 Oct 2017
radarkudus
icon featured
Blora

Targetkan Giling 40.000 Ton Gula

Sabtu, 23 Sep 2017 13:45 | editor : Ali Mustofa

MASIH GILING: Sejumlah truk menunggu giliran memasukkan tebu ke PT GMM Bulog yang masih beroperasi hingga kemarin.

MASIH GILING: Sejumlah truk menunggu giliran memasukkan tebu ke PT GMM Bulog yang masih beroperasi hingga kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

 BLORA – Empat bulan sudah PT Gendhis Multi Manis (GMM) Bulog giling. Hingga kemarin, tercatat sudah 390.000 ton tebu digiling. Rencananya, hingga Desember mendatang ada 40.000 ton tebu yang tergiling.

General Manager (GM) PG Blora Bambang Subekti mengungkapkan, Sejauh ini pasokan tebu dari Jawa Tengah dan Jawa Timur terus mengalir ke pabrik gula di Desa Tinapan, Todanan, ini. ”Lancar. Sampai saat ini masih terus giling tebu petani. Sudah 390.000 ton lebih tebu rakyat yang kami giling,” jelasnya.

Menurutnya, jika giling bisa jalan hingga Desember nanti, pihaknya optimistis PT GMM Bulog bisa memproduksi gula di atas 40.000 ton.

Direktur Operasional (Dirops) PT GMM Bulog Saldi Aldryn menambahkan, PG GMM Bulog saat ini masih akan terus giling sampai Desember mendatang. Asal masih ada tebu petani, PG Blora akan terus giling. ”PT GMM Bulog akan terus giling hingga Desember nanti. PG ini sudah modern, bisa untuk giling tebu meski hanya dalam jumlah minim,” jelasnya.

Dia menjelaskan, PG Blora memiliki kemampuan giling 6.000 Tcd (6.000 ton) tebu per hari. Namun, selama ini masih merealisasi giling sekitar 4.000 hingga 4.300 ton tebu per hari. Untuk itu, pihkanya terus mengedepankan program tebu fotlot (tebu bersih).

”Demi kemajuan produksi gula ke depan, kini digalang kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lain. Tujuannya, menyediakan lahan tanaman tebu. Di luar itu, program cleaning prasarana mesin produksi tetap menjadi prioritas, agar kualitas dan kebersihan gula terjaga,” jelasnya.

Dia menambahkan, program lain PT GMM Bulog sedang menggalang kerja sama dan bantuan modal untuk petani, agar bersemangat mengelola lahan masing-masing. ”Dengan hal ini, kami berharap target lahan tanaman tebu seluas 8.700 hektare tercapai,” harapnya.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia