Kamis, 14 Dec 2017
radarkudus
icon featured
Inspirasi

Biayai Kuliah dari Nyanyi

Selasa, 19 Sep 2017 23:21 | editor : Ali Mustofa

Chindy Karomah

Chindy Karomah (DOK. PRIBADI)

HOBI bernyanyi dimiliki Chindy Karomah sejak duduk dibangku kelas IV Sekolah Dasar (SD). Dari hobi itu, dia sempat mengikuti berbagai perlombaan. Dia kerap mengikuti lomba macapat hingga MTQ qiroah.

 “Yang kerap mendapatkan juara di bidang MTQ, pernah mendapatkan juara saat SD dan SMA. Waktu itu, di sekolah tidak ada ekstrakurikuler band, sehingga saya mengembangkan bakat vokal saya di bidang MTQ tersebut,” kata gadis kelahiran Grobogan, 8 Januari 1998 ini kemarin.

Meski tak ada ekstrakurikuler tersebut, setiap ada perlombaan menyanyi di sekolah dia kerap mengikuti. “Sempat ada beberapakali lomba menyanyi antarkelas. Saat itu yang mengadakan lomba dari salah satu bank. Dari situlah, mulai fokus menyanyi dan kerap mengisi di acara luar sekolah,” imbuhnya.

Setelah lulus SMA, Chindy – sapaan akrabnya - ini melebarkan sayap. Dia berkiprah di dunia tarik suara. Hampir dua tahun ini. Bahkan, dia memiliki pengalaman unik saat perform. Chindy lupa lirik, namun dia bisa mengatasi dengan cuek dan melanjutkan menyanyi.

Kini dia mulai banyak tawaran menyanyi di berbagai acara. “Saya bergabung di Vocal Band Genre Poppunk. Saya juga kerap diundang menjadi Master of Ceremony (MC). Kini saya kuliah sambil kerja freelance menjadi model,” ungkap mahasiswi jurusan Akuntansi Universitas Semarang.

Dia merasa enjoy karena bekerja sesuai hobi. Bahkan dia mampu mendapatkan penghasilan dari hobinya tersebut. Hasilnya ditabungan, membayar kos, dan jajan.      “Sangat membantu, jadi jarang minta uang orang tua. Bangganya lagi, meski kuliah sambil kerja. Orang tua juga mendukung,” ujar gadis yang beralamat di Desa Rowosari, Kecamatan Gubug ini. 

(ks/int/ris/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia