Rabu, 20 Sep 2017
radarkudus
Sportainment

PSGC vs Persijap, Berjuang hingga Akhir

Rabu, 13 Sep 2017 11:22 | editor : Panji Atmoko

TETAP FIGHT: Pemain Persijap Ariannis (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSGC Ciamis pada putaran pertama di SGBK Jepara.

TETAP FIGHT: Pemain Persijap Ariannis (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang PSGC Ciamis pada putaran pertama di SGBK Jepara. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

 CIAMIS - Persijap bakal melakoni laga terakhir penyisihan grup Liga 2 sore ini di markas PSGC Ciamis, Stadion Galuh, Ciamis. Meski hasilnya tak menentukan lagi, namun skuad asuhan Carlos Raul itu tetap bertekad bertanding sebaik mungkin.

Manajer Persijap Esti Puji Lestari mengungkapkan, meski tidak menentukan apa-apa bagi Persijap, namun dia memastikan pasukannya tampil all out.

”Kami sudah instruksikan kepada para pemain untuk tetap fight. Meskipun hasilnya sudah tidak menentukan, namun ada harga diri yang diemban di sana,” kata Esti yang juga CEO Persijap.

Dengan semua pemain yang bisa diturunkan dan tak ada yang cedera, kemungkinan besar komposisi skuad Laskar Kalinyamat-julukan Persijap-tidak akan jauh berbeda ketika menjamu Persibat Batang pada akhir Agustus lalu (27/8).

Rombongan Persijap sendiri sudah bertolak ke Ciamis pagi kemarin. Ada 15 pemain yang dibawa. Di antara mereka ada kiper Amirul Kurniawan,Yusuf Wahyu Prayudha, kapten tim Abdul Latief, Yuda Mega, Nurmufid Fastabikhul Khoirot, Lucky Oktavianto, Fauzan Jamal, serta Adit Wafa. Selain itu ada Jufri Usemahu, Syarif Wijayanto, Yuda Risky, Ariannis, Redo Rinaldi, Rafi Maulana, dan Tommy Oropka.

Pelatih Carlos Raul mengatakan, bagi tim lawan, pertandingan ini sangat menentukan lolos tidaknya mereka ke babak selanjutnya. Carlos pun berharap pertandingan tetap bisa berjalan fair.

Jika tidak ada perubahan regulasi, Persijap musim depan memang harus berlaga di Liga 3 menyusul posisinya yang kini berada di peringkat ketujuh klasemen grup. Dengan poin 12 yang dimiliki saat ini, posisi terbaik yang mungkin diraih Abdul Latief cs adalah posisi keenam yang kini diisi Persip Pekalongan.

Sementara itu, mengenai banding yang memutuskan Persijap tetap dihukum denda Rp 100 juta dan kalah 0-3 dari Persibat terkait laga sebelumnya, CEO Persijap Esti Puji Lestari mengaku kecewa kendati akan mematuhi keputusan tersebut.

”Kami kecewa dengan keputusan itu. Tapi, kalau kami mundur, ada banyak pihak yang dirugikan, terutama masyarakat Jepara. Karena, ada hal-hal yang tak bisa dilawan,” tambah istri pelatih Persijap, Carlos Raul Sciucatti itu.  

Pada Sabtu lalu, manajemen sempat mengundang suporter dan tokoh sepak bola Jepara untuk mendiskusikan masa depan Persijap. Hasilnya, Persijap akan tetap meneruskan kompetisi, apapun yang terjadi.

Adapun empat hari selepas pertandingan terakhir melawan PSGC Ciamis hari ini, manajemen sudah mengagendakan pertandingan persahabatan melawan tim asal Kota Sukabumi, Perssi.

Laga tersebut, menurut akun instagram @persijap_jepara, tidak hanya diperkuat oleh skuad inti Persijap saat ini, tetapi juga sejumlah mantan pemain bintang Indonesia seperti Ronald Fagundez (eks PSIS), Diego Soto (Amigos Team), Antonio Claudio (eks Semen Padang), dan Carlos Raul Sciucatti, mantan pemain Persijap yang kini melatih tim tersebut. 

 

(ks/emy/aji/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia