Sabtu, 23 Sep 2017
radarkudus
Features
Mas dan Mbak Duta Wisata 2017

Pernah Gagal Juara, Ingin Buktikan Omongan

Selasa, 12 Sep 2017 14:10 | editor : Ali Mustofa

Haris Ihza Mahendra dan Regina Lulufani

Haris Ihza Mahendra dan Regina Lulufani (RADAR KUDUS)

Malam grand final pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata 2017 pada Jumat (8/9) malam di Pendapa Jepara menjadi malam penting bagi Haris Ihza Mahendra dan Regina Lulufani. Keduanya berhasil menyisikan 28 finalis mas dan mbak Duta Wisata Jepara 2017.

ZAINAL ABIDIN, Kota

RAUT muka Haris-panggilan akrab Haris Ihza Mahendra dan Regina-panggilan akrab Regina Lulufani terlihat sumringah. Ia tak bisa menyembunyikan rasa senangnya, karena tahun ini keduanya berhasil menjadi juara I mas dan mbak duta wisata Jepara.

Bahkan Regina sempat lama berbicara dan menahan tangis, ketika dewan juri memintanya memberikan sambutan usai menjadi mbak duta wisata Jepara 2017. Ia hanya mengucapkan kata singkat.

”Penghargaan ini, saya persembahkan kepada ayah dan ibu, keluargam saudara, dan masyarakat Jepara,” jawab singkatnya.

Haris lebih panjang ketika disuruh memberikan sambutan.  ”Yang terpenting sebenarnya bukanlah cuman gelar duta wisata, tetapi yang terpenting dari itu bagaimana kita merealisasikan omongan-omongan kita. Semua janji-janji kita. Semua misi-misi dan visi saat akan mendapatkan gelar tersebut. Jadi jangan sampai setelah jadi duta wisata itu omongan-omongan janji-janji sebelumnya itu cuman sekedar omongan belaka. Kita harus berusaha untuk merealisasikannya,” ujarnya di hadapan para pejabat Pemkab Jepara, penonton, dan finasil duta wisata Jepara.

Regina tidak kali pertama ikut duta wisata Jepara. Pada 2015 dirinya mengikuti ajang yang sama. Saat itu ia hanya puas mendapatkan runner up satu duta wisata Kabupaten Jepara 2015. Kegigihannya berjuang dan keinginan menjadi duta wisata membuat dirinya lebih giat berusaha. Tahun ini cita-citanya tercapai. ”Bersyukur, akhirnya yang saya cita-citakan menjadi duta wisata terkabul. Saya ingin mempromosikan Jepara lebih baik,” jelas sosok kelahiran Jombang, 1 Oktober 1998.

Putri pasangan Fahmi Idris dan Nani Mujati Pratik dari Desa Tahunan RT 1/ RW 8 mengaku, tidak ada persiapan khusus saat dirinya mengikuti lomba duta wisata. ”Saya cuma rajin-rajin membaca tentang kepariwisataan, terus cara mengembangkan potensi yang ada di Jepara,” ujar mahasiswi semester tiga jurusan ekonomi dan pembangunan Universitas Negeri Semarang.

Gadis yang mempunyai hobi membaca buku dan travelling ini mengungkapkan, ketertarikannya menjadi duta wisata karena ingin memotivasi pemuda-pemudi Jepara, dalam berkontribusi aktif pengembangan dan pembangunan pariwisata di Jepara. Karena Jepara memiliki potensi banyak.

“Fokus pariwisata Jepara, saya ingin lebih mengenalkan ke masyarakat tentang kearifan lokal yang Jepara. Karena masih banyak masyarakat yang belum mengenal bahkan belum tahu kearifan lokal Jepara. Padahal Jepara memiliki potensi yang harus selalu dibanggakan oleh para pemuda-pemudinya,” jelasnya.

Haris Ihza Mahendra mengungkapkan, duta wisata bukan hanya gelar semata, tapi benar-benar mempromosikan daerah tertentu. Dia juga ingin mengajarkan aksi bagaimana mempromosikan wisata Jepara. ”Misal ada sebuah tempat wisata yang kurang baik, kalau kita cuman melihat saja kita tidak bisa merasakan apa yang orang lain rasakan. Tapi kalau kita sudah merasakannya kita pasti tahu rasanya seperti apa, dan kita akan berfikir di sana bagaimana kita bisa menangggulangi hal tersebut,” ucap pemuda yang berusia 18 tahun dari pasangan dr. Hasvien dan dr. Muhamad Ishaq.

Sebelum lomba, mahasiswa jurusan kedokteran Universitas Sultan Agung ini mengaku sering berkonsultasi dengan teman yang mempunyai basic restoran dan perhotelan. “Dari sana kita bisa mendapatkan apa keluh-kesah turis itu. Kita bisa mendapat informasi dari mereka.  Saya datangi turis-turis  karena nantinya saya dapat informasi sangat banyak dari situ. Makanya kita tetap harus menjaga koordinasi menjaga relasi dengan perhotelan dan restoran, karena itu sangat penting,” katanya. 

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia