Selasa, 21 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Pati

Belasan Pedagang Enggan Pindah

Relokasi Pasar Rogowongso

Selasa, 12 Sep 2017 09:30 | editor : Ali Mustofa

BELUM DITEMPATI: Beberapa kios darurat Pasar Rogowongso Pati belum ditempati pedagang, kemarin.

BELUM DITEMPATI: Beberapa kios darurat Pasar Rogowongso Pati belum ditempati pedagang, kemarin. (SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS)

KOTA – Dampak pembangunan Pasar Rogowongso tahap kedua 2017 ini membuat ratusan pedagang yang harus dipindah di sekitar pecinan sejak dua pekan lalu. Namun hingga kini, masih ada beberapa kios yang kosong tak ditempati para pedagang.

Berdasarkan pantauan kemarin, ada beberapa kios di bagian utara dan timur Jalan MH Thamrin yang masih kosong. Padahal, di kios tersebut sudah ditulisi nama dan jenis dagangannya. Namun pedagang yang bersangkutan belum menempatinya.

Sementara itu di kios darurat pedagang sudah banyak yang menempati. Ada yang membenahi kios dengan menambah fasilitas dinding, ada kios yang dilengkapi dinding oleh pedagang. Meski tidak dilengkapi dinding, namun beberapa pedagang tetap menaruh barang dagangan mereka di kios. Hanya menutup barang dagangan dengan alat seadanya pada malam hari.

“Kios darurat ini memang sudah disediakan pihak pasar. Ada yang ditempati, tidak ditempati, bahkan ada pedagang yang memuat kios sendiri lebih besar. Kios yang masih kosong biasanya tidak ditempati pedagang karena mereka memilih berjualan di rumah,” kata Fitri, pedagang ubi-ubian asal Kecamatan Winong. 

Berjualan di rumah dengan pertimbangan tidak ribet memindah-mindahkan dagangan dan membayar uang sewa. Sebab, retribusi pedagang sebesar Rp 2 ribu untuk pasar dan Rp 10 ribu untuk keamanan yang dikelola warga setempat. Menurutnya, uang retribusi yang sudah ditentukan itu tidak berat. Mau tidak mau harus iuran.

Lagipula, ia menilai lebih banyak mengalami keuntungan berjualan di kios darurat. “Di banding di dalam pasar, justru malah lebih ramai di kios darurat kok. Mungkin karena tempatnya di pinggir jalan. Jadi orang lewat mampir dan sekalian belanja,” tuturnya.

(ks/put/him/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia