Senin, 25 Sep 2017
radarkudus
Kudus

UKJ Angkatan Pertama di Jateng Digelar di Kudus

Musthofa: Pemkab Dukung Penuh Kemajuan Pers

Minggu, 10 Sep 2017 23:54 | editor : Ali Mustofa

BERKOMPETEN: Para peserta UKJ foto bersama Bupati Musthofa dan pengurus IJTI dari pusat dan Jawa Tengah kemarin.

BERKOMPETEN: Para peserta UKJ foto bersama Bupati Musthofa dan pengurus IJTI dari pusat dan Jawa Tengah kemarin. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

KUDUS – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bekerja sama Pemkab Kudus menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) angkatan pertama di Jawa Tengah. Acara tersebut berlangsung sejak Jumat (8/9) hingga Minggu (10/9) hari ini di Ruang Bunga Tanjung Hotel At-Hom Kudus.

Pembukaan secara resmi UKJ dilakukan kemarin (9/9) pukul 09.00. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Kudus Musthofa, Ketua DPRD Kudus Masan, beserta kepala dinas di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dari IJTI sendiri, tampak hadir Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pusat Yadi Hendriana, Ketua IJTI Jateng Teguh Hadi Prayitno, dan para peserta UKJ baik dari Semarang, Kudus, dan sekitarnya.

BUKA ACARA: Bupati Musthofa membuka acara UKJ yang digelar IJTI Jateng bekerja sama Pemkab Kudus di Ruang Bunga Tanjung Hotel At-Hom kemarin.

BUKA ACARA: Bupati Musthofa membuka acara UKJ yang digelar IJTI Jateng bekerja sama Pemkab Kudus di Ruang Bunga Tanjung Hotel At-Hom kemarin. (FARUQ HIDAYAT/RADAR KUDUS)

Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pemkab Kudus, khususnya Bupati Musthofa yang telah memfasilitasi uji kompetensi jurnalis (UKJ) hingga terlaksana dengan baik. ”Terlaksananya kegiatan ini bisa dibilang prestasi. Sebab, ini kali pertama UKJ digelar di Jawa Tengah. Bahkan baru kali kedua di Indonesia. Di mana UKJ yang digelar di kabupaten. Pertama di Kabupaten Langkat, Sumatera Selatan. Kedua di Kudus, Jawa Tengah,” jelasnya.

UKJ, kata dia, biasanya digelar di Jakarta oleh stasiun televisi masing-maisng. Namun kali ini diselenggarakan di kabupaten. Ini sangat bagus sekali. ”Dengan UKJ ini, jurnalis televisi diuji kemampuannya hingga layak terverifikasi. Ujian ini juga dapat meningkatkan kemampuan mereka,” katanya saat dijumpai wartawan Jawa Pos Radar Kudus usai sambutannya di Hotel At-Hom Kudus kemarin.

Bupati Kudus Mustofa dalam sambutannya mengatakan, mendukung penuh UKJ yang digelar IJTI. Dia berharap, ujian kompetensi ini dapat meningkatkan kemampuan masing-masing jurnalis televisi. ”Seluruh jajaran pemerintah daerah mendukung penuh jajaran pers, baik media cetak, online, dan televisi untuk dapat menghasilkan karya yang dapat membangun Kudus menjadi yang baik lagi,” ujarnya.

Kepala Lembaga Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Televisi Rachmad Hidayat menambahkan, wartawan televisi yang mengikuti kegiatan UKJ ada 14 peserta. Rata-rata dari Kudus dan Semarang.

”Selama mengikuti UKJ peserta tidak diperbolehkan pulang. Mereka kami beri berbagai materi untuk menguji kemampuan dan ketangkasan jurnalis televisi dalam memproduksi berita. Sehingga mereka bisa membuat berita yang positif sesuai kode etik jurnalistik,” ungkapnya.

Materi jurnalis televisi yang diujikan, di antaranya, pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Semua tahapan ujian harus bisa dilalui, sehingga bisa terverifikasi oleh IJTI. ”Adanya UKJ ini dapat meningkatkan profesionalisme wartawan, kususnya televisi,” tegasnya. 

(ks/ruq/lil/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia