Rabu, 22 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Features
PNS yang Sukses Berbisnis Kuliner

Malam Pantau Kafe, Tak Segan Masak Sendiri untuk Pelanggan

Senin, 04 Sep 2017 13:30 | editor : Ali Mustofa

UNIK : Fitriana Shista saat berada di kafe miliknya.

UNIK : Fitriana Shista saat berada di kafe miliknya. (Dok. Pribadi)

  Meski memiliki aktivitas utama sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun Fitriana Shista tetap meluangkan waktu untuk menyalurkan hobinya. Salah satunya menekuni bisnis kuliner yang merupakan bidang yang digemarinya. Saat ini dia sukses membuka dua tempat kuliner yang populer di Kota Ukir.

 FEMI NOVIYANTI, Kota

NAMA Fitriana Shista cukup dikenal di lingkungan Pemkab Jepara. Dia menempati salah satu bagian yang cukup strategis yakni subbag protokol Setda Jepara. Selain mengemban tugas di bagian protokol, dia juga membuka usaha di bidang kuliner.

Terkait aktivitas usahanya tersebut, perempuan yang tinggal di RT 6/TW 2, Perumahan Mulyoharjo Jepara tersebut menceritakan, dia sudah tertarik bidang kuliner sejak lama. ”Semua berawal dari hobi. Sejak dulu saya suka menjajal berbagai kuliner sampai akhirnya punya keinginan mengembangkan usaha di bidang kuliner,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Karena itulah meski sudah memiliki aktivitas utama sebagai PNS, dia tetap meluangkan waktu berbisnis kuliner. Salah satunya membuka Basecamp Kafe. ”Sudah jalan dua tahun,” tutur perempuan asal Solo ini.

Di kafe tersebut, dia menghadirkan berbagai susu segar sebagai menu utama. Menu itu dipilih, karena dia melihat di Jepara belum ada kafe yang menghadirkan menu tersebut.

Selain mengembangkan Basecamp Kafe, istri dari Iman Bagus Sesulih itu melanjutkan, dia juga membuka tempat makan dengan menu utama soto Solo dan nasi liwet. ”Awalnya karena saya asli Solo dan saya lihat di sini belum ada. Lokasinya berhadapan dengan Basecamp Kafe. Sama-sama di Jalan dr Soetomo,” tuturnya.

Dalam mengembangkan dua tempat tersebut, Shista memegang secara penuh. Mulai dari menyiapkan menu andalan, mendesain tempat sampai promosi. Sesekali dia juga menyapa para pelanggannya dan turut membantu menyajikan makanan secara langsung. ”Kadang malam saya ke sana. Ikut masak juga,” jelasnya.

Semua itu dijalaninya dengan senang hati. Terlebih dia mendapat dukungan penuh dari suami dan keluarga besarnya. ”Dulu ibu saya juga buka usaha catering. Jadi sedikit banyak saya sudah terbiasa berkecimpung di usaha kuliner,” terangnya.

Saat ini, Shista mengaku terus berinovasi dengan tempat usahanya. Desain-desain unik pun terus dilakukan. ”Terakhir ini, bagian depan kafe saya buat dengan desain bus. Jadi saat masuk kafe, pengunjung serasa naik bus,” ujarnya.

Disinggung mengenai saingan, meski banyak kafe yang bermunculan namun Shista mengaku tak khawatir. ”Kuncinya selalu berinovasi. Harga terjangkau semua kalangan dan promosi. Tak lupa menyisihkan harta untuk yang membutuhkan,” katanya.

Mengenai cerita awal berkarir di Jepara sendiri, ibu dua anak ini menyatakan, selepas lulus SMA di Solo dia menjadi honorer di bagian TU SMK 2 Surakarta. ”Malamnya saya pakai untuk kuliah,” tuturnya.

Kemudian pada 2010, dia mengikuti seleksi PNS. Tahun 2011 dia mendapat SK PNS penempatan Jepara. ”Sebenarnya saya cukup asing dengan Jepara. Pernah ke Jepara tapi saat saya masih kecil,” ujarnya.

Shista menambahkan, sebelum bertubas di bagian protokol dia sempat 5 bulan bertugas di Bapermades Jepara. ”Setelah itu pindah di bagian protokol sampai saat ini,” imbuhnya. 

(ks/zen/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia