Rabu, 20 Sep 2017
radarkudus
Politik

Datang di Pembukaan, Masan Tak Mau Daftar

Senin, 28 Aug 2017 14:05 | editor : Ali Mustofa

PENDAFTARAN: Sejumlah kandidat bacabup-bacawabup menghadiri acara launching pendaftaran di kantor DPC PKB Kudus kemarin.

PENDAFTARAN: Sejumlah kandidat bacabup-bacawabup menghadiri acara launching pendaftaran di kantor DPC PKB Kudus kemarin. (AGUS SULISTIYANTO/RADAR KUDUS)

KUDUS – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus me-launching pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) - bakal calon wakil bupati (bacawabup) Kudus kemarin. Dalam acara itu, dihadiri hampir semua kandidat yang selama ini sudah muncul. Mereka pun langsung mengambil dokumen pendaftaran. Kecuali satu orang, Ketua DPRD Kudus Masan. Rencananya pendaftaran akan dibuka hingga 11 September mendatang.

Ketua DPC PKB Kudus Ilwani mengatakan, adanya pendaftaran ini merupakan langkah awal untuk penjaringan. Selain itu menandakan jika PKB merupakan partai terbuka. "Semua silakan mendaftar, termasuk saya juga akan mendaftar. Adapun rekomendasi, tentu ditetapkan DPP," katanya kemarin.

Semua kandidat yang hadir belum tentu bisa maju dalam pilkada yang diselenggarakan 27 Juni 2017 mendatang. Sebab, semuanya belum mendapatkan rekomendasi. Dengan begitu, penjaringan kali ini merupakan langkah bersama mendapatkan rekomendasi dari PKB. Apalagi, koalisi mutlak dilakukan. Karena tidak ada partai yang bisa berdiri sendiri mengusung cabup-Cawabup kecuali PDIP yang memiliki sembilan kursi.

Meski begitu, Ilwani yakin PDIP tetap melakukan koalisi. Tidak akan maju sendiri. Karena dari pengalaman sebelumnya, dua kali Bupati Kudus Musthofa selalu melakukan koalisi. Bahkan untuk pencalonan kedua koalisi dengan tujuh partai. "Kalau PDIP maju sendiri, itu bunuh diri," ucapnya.

Untuk waktu pendaftaran, setiap harinya mulai pukul 09.00 sampai 15.00. Maksimal pada 11 September sudah harus dipenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan. 
   Dalam acara tersebut, para kandidat langsung mengambil formulir pendaftaran. Hanya Ketua DPRD Kudus Masan yang tidak mengambil dokumen pendaftaran. Kemungkinan PDIP memang langsung mengajak koalisi, komunikasi langsung dengan partai. Seperti yang dilakukan sebelumnya dengan DPC Partai Hanura. 
   Kandidat yang hadir dalam launching pendaftaran tersebut, Ketua DPRD Kudus Masan; Pengusaha Rokok Umar Ali; Politisi Gerindra Sri Hartini; Ketua DPC Perindo Nor Hartoyo; Anggota DPRD Kudus dari Partai Golkar Mawahib; Ketua DPC Partai Idaman Maesyaroh; dan mantan PNS Jhony Raharjo. Selain itu, kandidat yang tidak hadir diwakilkan kepada tim suksesnya. Hadir juga sejumlah pimpinan partai politik. 

(ks/lil/lis/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia