Rabu, 22 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Minimarket Dibobol Maling

Sabtu, 26 Aug 2017 14:10 | editor : Ali Mustofa

DIBOBOL MALING: Minimarket di Jalan Blora-Grobogan dibobol maling kemarin.

DIBOBOL MALING: Minimarket di Jalan Blora-Grobogan dibobol maling kemarin. (SUEBKAN/RADAR KUDUS)

TUNJUNGAN – Minimarket di Jalan Blora-Purwodadi turut  Desa Maguan, Kecamatan Tunjungan dan di Kecamatan Ngawen, Blora, dibobol maling kemarin. Aksi kawanan pencuri tersebut, menggasak puluhan bungkus rokok dan susu, dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Dina Sri, salah satu karyawan minimarket tidak habis pikir toko tempatnya bekerja bisa di bobol maling. Padahal, toko tutup pukul 23.00 dan kembali buka pukul 07.00. Selain itu, toko berada di pinggir jalan umum dan ramai. “Untuk SPBU memang tutup lebih awal, sebab tidak buka 24 jam penuh. Saya malah belum masuk dari awal, nunggu pak bos datang,” ungkap Dini yang bekerja lima bulan lalu.

Dia menuturkan, kejadian kali pertama diketahuinya saat membuka toko. Dia merasa curiga karena biasanya tempat sampah yang biasanya di dalam, sudah ada di luar toko. Kemudian,  masuk ke dalam, menyalakan lampu ternyata lampu mati. Selain, susu dan rokok, kamera CCTV juga telah raib.

Kapolsek Tunjungan AKP Suprio mengungkapkan pencurian di Alfamart jalan Blora-Grobogan diketahui sekitar pukul 07.30 saat karyawannya datang untuk membuka toko. Karyawan terkejut saat mendapati tempat sampah sudah berada di luar toko, dan gembok toko sudah hilang dan pintunya rusak.

Karena meras curiga, kedua karyawan masuk untuk memastikan kondisi tokonya. Namun benar saja puluhan bungkus rokok dan susu lenyap di gondola maling beserta CCTV-nya. Pelaku juga mematikan lampu toko, sehinga memudahkan aksinya.

Selanjutnya pihak toko melaporkan kondisi itu kepada kepala tokonya, dan diteruskan melaporkan kepada pihak kepolisian. Tak lama berselang datang ke lokasi untuk penyelidikan.

“Yang dicuri hanya rokok dan susu serta CCTV, tidak ada yang lain,” terangnya.

Pihak kepolisian hingga kemarin terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pencurian. Diantaranya, meminta keterangan sejumlah saksi, mencari alat bukti di lokasi, dan melakukan olah TKP serta penyelidikan lain guna menangkap para pelakunya. “Masih penyelidikan, belum bisa menentukan motifnya,” jelasnya.

(ks/sub/ali/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia