Kamis, 23 Nov 2017
radarkudus
icon featured
Pendidikan

Perlindungan Guru Disahkan

Rabu, 23 Aug 2017 09:50 | editor : Ali Mustofa

RAKOR: Suasana rakor dan MoU PGRI bersama Polri di Jogjakarta baru-baru ini. PGRI Kabupaten Kudus ikut dalam kegiatan ini.

RAKOR: Suasana rakor dan MoU PGRI bersama Polri di Jogjakarta baru-baru ini. PGRI Kabupaten Kudus ikut dalam kegiatan ini. (PGRI FOR RADAR KUDUS)

 KUDUS – Penjaminan perlindungan terhadap profesi guru tahun ini kembali disahkan. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pusat, bulan lalu melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Polri saat pelaksanaan rakor di Jogjakarta. Dalam rakor ini, Presiden RI Jokowi menyampaikan, guru sebagai ujung keberhasilan generasi bangsa. Jadi, patut ada perlindungan.

Hal ini mendapatkan respon positif PGRI yang berada di daerah. Khususnya di Kudus. Seperti yang disampaikan Ketua PGRI Kudus Kasmudi. Perlindungan guru ini, dalam bentuk pembatasan atau pelarang yang bisa menghambat tugas, kecelakaan kerja, bencana alam, kesehatan lingkungan kerja, kebakaran, dan lainnya.

Selain itu, untuk kekayaan intelektual berupa hak cipta, guru-guru tidak perlu khawatir. Namun, perlu ditekankan agar guru benar-benar profesional melaksanakan tugasnya dengan mendidik.

”Khususnya penelitian, para guru dan hasil temuannya belum banyak yang mendapatkan perhatian. Hak paten juga sering kali diabaikan. Jadi, hal ini rawan plagiat. Jika hal itu terjadi, maka bisa dilaporkan. Perlindungan kekayaan intelektual yang tercantum di dalam Permendikbud tersebut, bisa ditinjau kembali dan wajib diperjuangkan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, perlindungan terhadap guru juga ditetapkan dalam Permendikbud No. 10 Tahun 2017 tentang Perlindungan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Kasmudi menjelaskan, misalnya guru melakukan pelanggaran dan harus diberikan sanksi, setidaknya sesuai dengan perbuatannya. Ini tugas PGRI yang menjadi pengayom para guru. Pemerintah sekarang sangat peduli terhadap profesi guru.

”Sebetulnya 2012 PGRI dan Polri sudah ada MoU, tetapi untuk 2017 diperpanjang lagi. Sudah kami sosialisasikan kepada guru yang ada di Kabupaten Kudus. Kewajiban guru harus ada peningkatan kinerja,” ungkapnya.

(ks/san/lin/top/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia