Kamis, 21 Sep 2017
radarkudus
Kudus

Bea Cukai Raup Rp 10 Triliun

Sabtu, 15 Jul 2017 11:57 | editor : Ali Mustofa

TARGET TINGGI: Kepala Bea Cukai Suryana menunjukkan lembaran pita cukai yang akan dipesan berbagai perusahaan rokok di wilayah eks Karisedenan Pati kemarin.

TARGET TINGGI: Kepala Bea Cukai Suryana menunjukkan lembaran pita cukai yang akan dipesan berbagai perusahaan rokok di wilayah eks Karisedenan Pati kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

 KOTA – Penerimaan Bea dan Cukai Kudus mencapai Rp 10 triliun. Pancapaian ini didapatkan dari sektor kepabean dan cukai dari Januri hingga Juli.

Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Kudus Suryana mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah mendapatkan Rp 10,8 triliun atau 29,62 persen dari target tahun ini. ”Ini baru penerimaan sampai pertengahan Juli,” ungkapnya.

Suryana mengatakan, target penerimaan bea dan cukai tahun ini mencapai Rp 36,75 triliun. Jumlah ini dinaikkan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 33,78 triliun. Kendati demikian, pihaknya optimistis mampu mencapai target itu.

Suryana menargetkan, Oktober hingga Desember jumlah penerimaan bakal naik. Untuk itu, pihaknya optimistis mencapai target. ”Tiga bulan terakhir biasanya penerimaan naik pesat. Untuk itu, kami optimistis mencapai target,” jelasnya.

Untuk meningkatkan pencapaian penerimaan cukai tahun ini, Suryana rutin melakukan penindakan terhadap pelanggaran di bidang cukai. Untuk itu, dia pihaknya mulai mengoptimalkan tim khusus untuk mencari jejak rokok ilegal.

”Tahun lalu jumlah produsen rokok ilegal memang berkurang. Namun justru jumlah produksinya semakin meningkat. Untuk itu, tahun ini kami fokus untuk membabat habis para produsen rokok ilegal,” jelasnya.

Dia berharap, tidak hanya pengoptimalan peran Bea Cukai, akan tetapi peran kepolisian dan Satuan Polisi Pemong Praja (Satpol PP). Selain itu, pihaknya turut mendekati warga agar bisa membantu dalam penindakan produsen rokok ilegal. ”Tidak kami pungkiri, terkadang produsen rokok ilegal ada di tengah masyarakat. Untuk itu, bantuan dari masyarakat sangat diperlukan,” paparnya.

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia