Jumat, 19 Jan 2018
radarkudus
Rembang

Mayoritas Kafe Karaoke Ilegal

Pemkab Bantah Melakukan Pembiaran

Kamis, 11 May 2017 09:00

Mayoritas Kafe Karaoke Ilegal

CEK IZIN: Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto memeriksa izin salah satu tempat karaoke beberapa waktu lalu. (KHOLID KHAZMI/RADAR KUDUS)

 

REMBANGDari puluhan kafe karaoke yang ada di Kabupaten Rembang, hanya delapan diantaranya yang mengantongi izin. Selebihnya dinyatakan ilegal, termasuk Kafe Segara yang awal pekan ini terjadi pembacokan terhadap tiga orang pengelolanya. Pemkab sebenarnya telah melakukan moratorium izin kafe karaoke hingga Perbup Kepariwisataan disahkan.

Atas kejadian insiden pembacokan tersebut, pemkab menepis anggapan membiarkan adanya kafe karaoke ilegal. Sebab, razia terhadap kafe karaoke juga telah berkali-kali dilakukan. Bahkan, penyegelan yang melibatkan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto juga sudah dilakukan.

Kasi Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kabupaten Rembang Nur Wanto menjelaskan, ketegasan berupa penyegelan yang dilakukan pemkab bukannya tanpa alasan. Pemkab Rembang berusaha memberi perlindungan usaha kepada masyarakat.

Menurutnya, dari puluhan kafe karaoke yang ada di Rembang hanya delapan diantaranya yang saat ini mengantongi izin. Diantarnya, Mama Mia, Srimpi, Palapa, Galaxy, Dimensi, JnT, California dan Maya.

”Kafe itu masih berizin dan masih aktif dan itu yang mengeluarkan bisa jadi pemerintahan yang dulu,” ungkapnya.

Selain delapan kafe karaoke tersebut bisa dipastikan statusnya ilegal jika beroperasi. Termasuk, Kafe Segara yang awal pekan lalu terjadi insiden pembacokan terhadap tiga orang dan satu diantaranya kritis.

”Kejadian di Kragan itu membuktikan kalau kafe itu belum berizin, tapi ada kegiatan operasional,” imbuhnya.

Dia menambahkan pemkab sudah mengeluarkan moratorium pengentian pemberian izin terhadap kafe karaoke. Moratorium itu diberlakukan hingga Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kepariwisataan disahkan.

Imbasnya, semua pengusaha kafe karaoke yang hendak mengajukan izin baru maupun memperbarui terpaksa tak disetujui. Menurutnya, salah satu poin penting dalam perbup tersebut adalah pembatasan jam operasional kafe karaoke. (lid/ali)

 

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia