Jumat, 19 Jan 2018
radarkudus
Kudus

Pendidikan Usia Dini Pondasi Perkembangan Siswa

Kamis, 04 May 2017 06:00

 Pendidikan Usia Dini Pondasi Perkembangan Siswa

TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN: Kabid PAUD dan Dikmas Moch Soleh meninjau lomba finger painting dalam Gebyar PAUD di Museum Kretek kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus sangat peduli dengan dunia pendidikan. Segala kegiatan atau program yang bisa meningkatkan kualitas siswa maupun tenaga pendidik selalu mendapatkan support.

Bupati Musthofa Kudus selalu mengatakan ”Kudus paku buminya pendidikan”. Maka, pembentukan karakter dimulai sejak usia dini. Salah satunya yang baru saja digelar, kegiatan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Museum Kretek kemarin.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Joko Susilo melalui Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Moch Soleh mengatakan, gebyar PAUD setiap tahun digelar. Hal ini memberikan wahana untuk pendidik dan anak didik meningkatkan kreativias dan menggali potensi yang dimiliki.

”Melalui kegiatan Gebyar PAUD ini, juga bisa mengembangkan minat, bakat, kebiasaan, keahlian bagi pendidik, maupun anak didik. Ada beragam lomba dan semuanya memiliki manfaat untuk mengasah otak dan motorik anak,” jelasnya.

Soleh menjelaskan, kegiatan yang mengambil tema ”Melalui Gebyar PAUD Kita Tingkatkan Layanan PAUD yang Lebih Berkualitas” ini, diikuti 120 peserta kategori pendidik satuan PAUD dan 170 anak didik.

”Jadi, tahun ini tak hanya anak didik yang ikut lomba, tapi juga para guru PAUD juga diasah kemampuannya. Sebelumnya, ada seleksi di masing-masing kecamatan dan yang menang maju ke tingkat kabupaten,” terangnya.

Dia menambahkan, PAUD sangatlah penting bagi perkembangan siswa ke depan. Paling tidak, dengan pendidikan yang pas di tingkat PAUD, bakal menjadikan siswa tak canggung dalam hal pendidikan berikutnya.

Sementara itu, jenis-jenis lomba yang digelar, untuk pendidik PAUD (KB/TK/TPA/SPS) ada dongeng, kreativitas cipta alat peraga edukasi (APE), serta kreativas pendidikan PAUD dalam mengimplementasikan teknis pembelajaran aktif, inovatif, dan menyenangkan.

Untuk kategori anak didik (KB/TK/TPA/SPS), ada lomba bercerita dengan gambar, bergerak sesuai dengan irama, dan mengelompokkan biji-bijian. Sedangkan kategori anak didik TK, ada lomba gerak lagu Jawa, finger painting, dan menceritakan gambar.

”Tim juri ada 36 orang. Mereka berasal dari unsur pengawas TK, pengawas TK/SD, penilik, pusat kegiatan guru (PKG), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Himpaudi Kabupaten Kudus, dan praktisi PAUD,” imbuhnya. (san/lin)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia