Minggu, 22 Apr 2018
radarkediri
icon-featured
Hukum & Kriminal

Raibnya Uang Nasabah BRI, Polisi Belum Temukan Titik Terang

Sabtu, 17 Mar 2018 11:35 | editor : Adi Nugroho

atm bri kediri - radar kediri

TAK PERLU KHAWATIR?: Nasabah mengambil uang di ATM. (RAMADANI WAHYU - JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KABUPATEN- Kasus hilangnya uang di rekening yang dialami nasabah Bank BRI, hingga kemarin (16/3) belum menemukan titik terang. Selain belum bisa memastikan penyebabnya, polisi juga belum bisa menemukan pelaku.

Ketika diminta konfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut, Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan hanya menjawab bahwa polisi masih terus berusaha membongkar kasus tersebut. “Masih lidik (penyelidikan, Red),” jawabnya singkat.

Masih menurut Kapolres Kediri, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Seperti dengan Polda Jatim, pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bank BRI kantor wilayah Malang.

“Hari ini (kemarin, Red) kami akan melakukan koordinasi dengan OJK dan Kanwil BRI,” papar Erick Hermawan.

Polisi juga menyebutkan, hingga kemarin belum ada penambahan orang yang diperiksa. Untuk saksi yang dimintai keterangan juga tetap sama. Jumlahnya masih tiga orang.

“Masih sama jumlah saksinya dengan yang kemarin. Masih tiga orang,” jelas Kasatreskrim Polres Kediri AKP Hanif Fatih.

Kemarin sempat terembus kabar bahwa ada penangkapan pelaku skimming oleh Polda Metro Jaya. Dengan jumlah pelaku lima orang. Menurut kabar yang beredar, salah satu aksi para pelaku skimming itu adalah membobol nasabah yang ada di Kediri. Sayangnya, ketika berita itu dikonfirmasi ke Polres Kediri, mereka mengaku belum mendapat kabar. Karena itu, mereka juga belum bisa memastikan apakah pelaku pembobolan rekening di Kediri itu yang termasuk ditangkap oleh Polda Metro Jaya.

Sementara itu, proses pengembalian uang nasabah BRI juga masih dilakukan oleh BRI KCU Ngadiluwih. Elvina Akhiru, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadiluwih kemarin menyatakan sudah dikembalikan uangnya yang terdebet senilai Rp 504.146.00.

Kepada wartawan koran ini dia mengatakan bahwa meskipun kartu ATM-nya sudah diblokir, ia mendapat notifikasi SMS tentang uang pengembalian itu. Notifikasi itu dia terima pada Selasa (13/3) pukul 18.03 WIB.

Kini Elvina bisa tenang dalam bertransaksi meskipun ia harus ganti ATM yang baru. Karena ATM lamanya diblokir. “Jadi saya nabung dan ambil uang lewat buku rekening,” jelas Elvina.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kediri, hingga Jumat (16/3) pengembalian uang oleh BRI untuk 33 nasabah di KCU Ngadiluwih dilakukan bertahap. Nasabah lainnya, Atik Rahmawati, mengaku sudah mendapat notifikasi SMS pengembalian kemarin (16/3) sekitar pukul 16.00. Uangnya yang raib sebanyak total Rp 4 juta sudah kembali. Nasabah asal Perumahan Proborini Asri, Ngadiluwih ini melaporkan kejadian yang menimpanya pada Selasa (13/3).

Sementara itu, Siti Suriyah, nasabah di KCP Purwokerto, mengaku belum mendapat penggantian. “Belum dikembalikan Mbak. Masih Ngadiluwih yang sudah,” terangnya.

(rk/*/die/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia