Minggu, 22 Apr 2018
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Braaakk! Tabrak Bus, Adik Selamat, Kakak Tewas

Jumat, 16 Mar 2018 19:27 | editor : Adi Nugroho

laka ngadiluwih - radar kediri

DIAMANKAN: Petugas Satlantas Polres Kediri memeriksa kondisi Bus Harapan Jaya yang terlibat kecelakaan di jalur Kediri-Tulungagung, tepatnya di depan PG Ngadirejo, Kecamatan Kras. (RAMADANI WAHYU - JawaPos.com/RadarKediri)

KEDIRI KABUPATEN– Kecelakaan maut terjadi di depan Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kecamatan Kras. Adalah Anggi Prima, 27, warga Desa Karangtalun, Kras yang mengalami nasib nahas. Pengendara sepeda motor ini menubruk bus yang sedang berhenti menurunkan penumpang.

Akibatnya, Anggi pun meninggal. Sementara Riyanto, 25, adiknya, yang dibonceng mengalami luka robek di kaki sebelah kiri. Hingga kemarin, kecelakaan ini telah ditangani Satlantas Polres Kediri. “Kasusnya masih dalam proses pemeriksaan,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Kediri Aiptu Rony Robbi.

Kecelakaan terjadi pada Rabu (14/3) sekitar pukul 21.30 WIB di depan PG Ngadirejo. Ketika itu, Bus Harapan Jaya dengan nopol AG 7894 UR yang dikemudikan Budi Taufik, 46, warga Desa Jepun, Tulungagung tengah melaju dari Kediri menuju Tulungagung.

Bersamaan dengan itu, di belakang melaju dengan kencang sepeda motor Suzuki Satria bernopol AG 4827 QZ yang dikendarai Anggi dan Riyanto. “Pada saat itu pengendara sepeda motor tidak memakai helm,” tutur Rony.

Karena menurunkan penumpang, Bus Harapan Jaya berhenti di depan PG Ngadirejo. Sedangkan pengendara sepeda motor melaju kencang sehingga tak melihat jika bus berhenti. Alhasil, kecelakaan tak bisa dihindari.

Pengendara sepeda motor menubruk bagian kanan belakang bus. Anggi tewas di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan Riyanto luka-luka. “Penyebab kecelakaan diduga karena pengendara sepeda motor terpengaruh minuman alkhohol, karena pada saat ditolong petugas tercium bau alkhohol pada dua orang tersebut,” ungkap Rony.

Jenazah Anggi sempat dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Sedangkan Riyanto langsung dibawa ke Rumah Sakit Arga Husada. Barang bukti sepeda motor Suzuki Satria dan Bus Harapan Jaya saat ini diamankan di Pos Satlantas Ngadirejo.

Menurut Rony, pengendara maupun yang dibonceng telah melanggar lalu lintas dengan mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk. Pelaku dijerat pasal 310 (4) Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. “Akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya.  

(rk/die/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia