Kamis, 23 Nov 2017
radarkediri
icon featured
Features
Peringati HUT Ke-72 TNI

Kodim Nganjuk Sosialisasikan Penerimaan TNI dan Polisi

Sukses Gelar Donor Darah

Kamis, 14 Sep 2017 11:45 | editor : Adi Nugroho

BANTU MASYARAKAT: Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono (kanan) memberi semangat ratusan pendonor yang mengikuti donor darah peringatan HUT TNI, kemarin.

BANTU MASYARAKAT: Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono (kanan) memberi semangat ratusan pendonor yang mengikuti donor darah peringatan HUT TNI, kemarin. (Foto: Edi Suwitono Kodim 0810 Nganjuk)

NGANJUK-Banyaknya masyarakat yang membutuhkan informasi tentang penerimaan anggota TNI, polisi dan PNS langsung direspons oleh Kodim 0810 Nganjuk. Dalam kegiatan donor darah peringatan HUT ke-72 TNI kemarin, mereka juga membuka stan berisi tentang sosialisasi penerimaan anggota TNI, Polri dan PNS.

          Bakti sosial donor darah digelar di Prima Swalayan. Total ada 235 peserta yang mengikuti donor darah tersebut. Selain anggota Kodim 0810 dan jajaran, donor darah juga diikuti anggota Persit, FKPPI, Polres Nganjuk. Kemudian, perwakilan dari Subdenpom, Minvetcad Nganjuk dan masyarakat umum.

          Sebagai bentuk dukungan, Komandan Kodim 0810 Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono memantau langsung kegiatan tersebut. Demikian juga dengan Kasdim 0810  Mayor Inf Edy Sunarko, danramil jajaran dan sejumlah pejabat lainnya.

          Untuk diketahui, peringatan HUT ke-72 TNI tahun ini mengambil tema, “Bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian”. Dengan tema tersebut, Kodim 0810 Nganjuk berusaha menerjemahkan melalui sejumlah program.

          Termasuk donor darah yang digelar kemarin, diharapkan bisa menumbuhkan sifat gotong royong dan toleransi di masyarakat. Yang lebih penting lagi, bisa memelihara kemanunggalan TNI bersama rakyat untuk kepentingan pertahanan negara.

          Dandim Letkol Arh Sri Rusyono mengatakan, donor darah banyak manfaatnya. Pendonor yang rutin melakukan donor tiap tiga bulan sekali bisa menurunkan risiko terkena penyakit jantung. “Terutama, bagi laki-laki sebesar 30 persen. Bisa menurunkan risiko serangan jantung koroner dan stroke. Ini sangat baik,” kata Sri Rusyono.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia