Senin, 11 Dec 2017
radarjogja
icon featured
Purworejo

Pelaku Wisata Mendapatkan Pelatihan Kelola Sampah

Rabu, 08 Nov 2017 17:00 | editor : Jihad Rokhadi

PEMBEKALAN: Para pengelola wisata di Purworejo menerima pembelajaran tentang kebersihan.

PEMBEKALAN: Para pengelola wisata di Purworejo menerima pembelajaran tentang kebersihan. (BUDI AGUNG/RADAR JOGJA)

Sebanyak 50 pelaku wisata dari kelompok sadar wisata (pokdarwis), hotel, rumah makan, pengelola home stay maupun pengelola toilet mendapatkan pelatihan dari Kementrian Pariwisata RI di Hotel Plaza, kemarin (7/11). Secara khusus mereka mendapatkan bimbingan mengenai pengelolaan sampah dan toilet yang disiapkan untuk menyambut wisatawan.

“Kita masih salah kaprah dalam menempatkan tisu. Mungkin kita pikir adalah hal biasa menempatkan tisu berbentuk bundar itu di atas meja makan, padahal itu keliru,” kata Ketua Asosiasi Toilet Indonesia Naning Adiwoso.

Menurutnya, tisu bundar bagi wisatawan luar negeri penempatannya di toilet. Jika berada di atas meja makan, hal itu akan menjadikan mereka jijik dan menghindarinya. Maka, setelah mendapatkan pencerahan hal itu diharapkan seluruh pelaku wisata bisa memahami dan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya. “Memang tidak semua kebiasaan mereka tepat atau pas jika ditempatkan pada posisi kita. Jika mereka biasa mandi pakai shower sementara kita tidak ya tidak apa-apa. Asalkan bak penampungan dan segala sesuatunya bersih, toh mereka juga ingin tahu budaya kita itu seperti apa,” tambahnya.

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Promosi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purworejo Lilos Anggorowati menyampaikan jika pengelolaan sampah maupun kebersihan toilet memang masih kerap terabaikan. “Jangan bicara sampai ke desa-desa wisata, objek wisata yang kita kelola pun sebenarnya juga masih jauh dari harapan baik,” akunya.

Hanya saja, pihaknya akan terus berbenah sehingga pengelolaan wisata maupun pelakunya bisa detail dan bisa menjawab kebutuhan wisatawan. Pelatihan itu akan memberikan nilai atau pemahaman lebih dari para pelaku wisata yang ada di Purworejo.

Menurutnya, memang kami masih harus banyak belajar sehingga kebersihan di tempat wisata, hotel ataupun rumah makan di Purworejo itu benar-benar baik dan bersih. “Jika itu semua bisa berjalan dengan baik, wisatawan pastinya akan betah berada di Purworejo,” tambah Lilos. 

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia