Senin, 11 Dec 2017
radarjogja
icon featured
Features

Muhammad Jamil, Ketua Kader Inti Pemuda Anti-Narkoba Kota Jogja

Keluar Masuk SMP-SMA untuk Beri Penyuluhan

Sabtu, 28 Oct 2017 13:17 | editor : Jihad Rokhadi

Muhammad Jamil, Ketua Kader Inti Pemuda Anti-Narkoba Kota Jogja

Di saat sebagian pemuda terjebak menjadi korban narkoba, sebagian lainnya bergerak untuk melawannya. Tidak secara frontal, para pemuda itu memerangi penyalahgunaan pemakaian narkoba, tapi dengan model edukasi dengan mendatangi sekolah-sekolah.

HERU PRATOMO, Jogja

Muhammad Jamil termasuk satu di antara sekian relawan muda yang getol melawan masifnya peredaran narkoba di kalangan anak muda. “Paling tidak hingga saat ini sudah sekitar 20 sekolah SMP dan SMA yang kami datangi untuk penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar ketua Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (Kipan) Kota Jogja ini ketika dihubungi kemarin (27/10).

Menurut Jamil, seharusnya semangat para pemuda saat ini tidak menjadi korban narkoba, tapi diarahkan untuk kegiatan membangun bangsa. Ia mengatakan, di Kota Jogja penyalahgunaan narkoba tidak sekencang di daerah lain, tapi tetap perlu diwaspadai dengan banyaknya pelajar dan mahasiswa.

Kewaspadaan itu karena sebagian di antaranya di Kota Jogja tinggal ngekos atau mengontrak rumah, jauh dari keluarganya. “Karena itu perlu kesadaran dari anak muda untuk berani mengatakan tidak pada narkoba,” ungkapnya.

Pria asal NTB ini menilai, penjaga pertama supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba adalah dari keluarga. Untuk itu ia mengajak supaya orang tua bisa mengawasi anak-anaknya dalam bergaul. Termasuk dalam memilah dan memilih teman sepermainan. “Jangan sampai atas nama setia kawan tapi malah jadi pemakai narkoba,” ujarnya.

Jamil lalu menyitir data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyebukan sebagian besar pemakai narkoba awalnya karena penasaran dan atas ajakan teman. Dari yang awalnya coba-coba, akhirnya ketagihan, bahkan menjadi pengedar.

Aktivitas Jamil sebagai kader antinarkoba sendiri membuatnya dipilih menjadi salah satu pemuda yang mendapat pembinaan langsung dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan BNN. “Beberapa waktu lalu sudah dibekali ilmu dari Kemenpora dan BNN untuk penyuluhan antinarkoba,” katanya

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia