Sabtu, 16 Dec 2017
radarjogja
icon featured
Budaya

Tari Pedagang Diiringi Jaran Goyang

Jumat, 06 Oct 2017 13:37 | editor : Jihad Rokhadi

Tari Pedagang Diiringi Jaran Goyang

Sore kemarin (5/10) ratusan warga Jogja berbondong-bondong menuju Jalan Malioboro. Mereka pun memadati sepanjang Jalan Malioboro, Titik Nol Kilometer hingga Jalan KH Ahmad Dahlan.

Mereka ingin menyaksikan kirab pedagang pasar tradisional. Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja ini diikuti oleh paguyuban pedagang pasar dari 30 pasar tradisional di Jogja seperti Pasar Beringharjo, Pasty, Gading, Prawirotaman, dan lainnya.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengungkapkan apresiasinya kepada para pedagang pasar. ”Mengapresiasi sekali kegiatan ini. Selain dapat mengenalkan produk dagangan dari beberapa pasar di Jogja, kirab ini juga dapat menjadi salah satu cara mempertahankan eksistensi pasar tradisional yang mulai tergeser dengan pasar modern,” ujar HS, sapaannya, di sela acara.

Dalam kirab kemarin, berbagai barang dagangan seperti tahu, tempe, sayuran, buah, ketela, teh, rempah-rempah, dan barang kerajinan lainnya disusun dalam bentuk gunungan yang diarak menuju Pasar Ngasem.

Tak hanya itu, para pedagang juga menampilkan berbagai tarian dan musik daerah selama kirab berlangsung, lengkap dengan mengenakan pakaian adat Jawa dan kostum unik lainnya. Kirab ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT Kota Jogja ke-261.

Sesampainya di Pasar Ngasem seluruh peserta kirab unjuk kebolehan di depan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja. Tak hanya tari tradisional saja, beberapa peserta berkreasi dengan tarian dengan iringan musik dangdut yang tengah hits saat ini, Jaran Goyang.

Serunya lagi semua gunungan yang dibawa peserta kirab diperebutkan oleh warga setempat yang menyaksikan acara tersebut.
Salah seorang warga Danaryanti mengaku antusias mengikuti acara tersebut. Terlebih dia juga ikut berebut dagangan pasar yang ada di gunungan. ”Dapat tempe dan teh hitam,” kata warga yang tinggal di Jalan Kadipaten tersebut.

Dia juga menyampaikan harapannya untuk Kota Jogja di HUT ke-261 ini. Danaryanti ingin Jogja semakin berkembang lebih baik lagi, tak ada lagi jalan-jalan yang rusak. Disamping itu, segala kebutuhan pokok tetap murah. ”Juga ingin Jogja tetap aman tanpa ada kerusuhan dan modus kejahatan lainnya,” ungkapnya.

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia