Kamis, 14 Dec 2017
radarjogja
icon featured
Jogja

Mahasiswa UGM Tewas di Kampus

Ambil Foto Panorama, Jatuh dari Lantai Dua

Senin, 18 Sep 2017 13:45 | editor : Jihad Rokhadi

Mahasiswa UGM Tewas di Kampus

 Diduga kurang hati-hati, mahasiswa Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM Eko Nur As’adi meninggal, terjatuh dari lantai dua. Menurut saksi mata, Mahasiswa D3 ini terjatuh saat beraktivitas di lokasi kejadian. Korban dilarikan ke RSUP Dr Sardjito, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani belum bisa menjelaskan secara rinci kejadian tersebut. Menurut dugaan awal, korban kurang hati-hati. Lokasi kecelakaan di gedung perkuliahan Departemen Teknik Elektro dan Informatika dan Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi UGM.

“Kejadiannya Sabtu sore (16/9) sekitar jam 17.15. Berdasarkan laporan yang kami terima, korban bersama teman-temannya tengah mengambil foto panorama dari lantas atas. Korban terpeleset dan menginjak asbes hingga jebol dan terjatuh ke lantai satu,” jelas Iva kemarin (17/9).

Dijelaskan, tidak ada pelanggaran pemanfaatan fasilitas kampus oleh para mahasiswa. Hanya saja kurang berhati-hati sehingga mencelakakan diri sendiri.

Pertolongan dilakukan teman korban dan petugas SKK SV UGM. Upaya medis terus diberikan untuk menstabilkan kondisi korban. Namun korban tidak tertolong dan meninggal pukul 19.07.

“Orang tuanya datang kemari, jenazah dibawa pulang Jakarta pukul 22.00. Selepas ini, kampus tetap akan berkomunikasi dengan keluarga korban,” ujar Iva.

Mengenai kemungkinan-kemungkinan lain, Iva belum bisa menjelaskan. Kampus tengah melakukan investigasi kasus tersebut. Termasuk keterangan teman korban di lokasi.

Dia mengimbau mahasiswa lebih berhati-hati. Terutama melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan luar ruang. Tidak membahayakan diri sendiri dan orang di sekelilingnya.

“Penyebab pasti bisa jatuh masih kami investigasi. Sementara itu, untuk perkuliahan tetap normal,” katanya.
Kasus jatuhnya mahasiswa UGM dari lantai dua gedung teknik mesin sekolah vokasi cukup menyita perhatian aparat kepolisian.

Hanya, dalam penanganannya, polisi masih berkoordinasi dengan pihak kampus dan keluarga korban. “Secara resmi belum ada laporan dari UGM maupun keluarga korban. Kami lihat perkembangannya dulu,” ujar Kapolsek Bulaksumur Kompol Suhardi tadi malam. 

(rj/dwi/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia