Rabu, 20 Sep 2017
radarjogja
Sportainment

Persiba Jamu PSIS di Partai Pamungkas

Senin, 11 Sep 2017 15:19 | editor : Jihad Rokhadi

Lawan yang tidak dihendaki akan menyambangi markas Persiba Bantul, Stadion Sultan Agung Bantul, sore ini. PSIS Semarang yang sudah lolos 16 besar dan pemuncak grup 4 bakal jadi tim terakhir yang dihadapi Slamet Widodo dkk.

Padahal Slamet punya keinginan yang belum tercapai sejak pekan pertama hingga pekan 12 lalu. Yakni bisa meraih tiga poin penuh atau kemenangan perdana. Sebab selama Liga 2 bergulir, Laskar Sultan Agung belum pernah sekalipun menang.

“Walaupun lawannya cukup berat, tetap segala kemungkinan akan bisa terjadi. Yang pasti kami akan berusaha dan kerja keras bisa meraih poin. Syukur-syukur poin penuh,” ujar Pelatih Persiba Hidayat kepada wartawan kemarin (10/9).

Namun keinginan meraih kemenangan perdana sedikit terganggu dengan belum bisa dipastikannya Wahudi dan Awaludin Saputra dimainkan. Kedua pemain ini kondisinya masih belum 100 persen karena deraan cedera.

Pemain yang secara reguler kerap diturunkan, Susatria Nova, juga dipastikan tak bisa bermain. Ia dinilai indisipliner karena sudah hampir sepekan tak ikut berlatih tanpa memberitahukan alasannya ke tim pelatih.

“Latihan saja tidak pernah datang, jadi kondisi Nova jelas tidak bisa untuk bermain dan tidak dimasukkan ke DSP. Kalau Wahudi memang masih pemulihan di lututnya. Jadi kami maksimalkan pemain yang tersisa saat ini,” tuturnya.

Hidayat sudah mempelajari sedikit permainan calon lawannya melalui rekaman di televisi. Dengan materi pemain bagus dan merata, Hidayat menilai di PSIS ada sejumlah pemain yang diwaspadai seperti M Ridwan dan Johan Yoga Utama.

“Lebih banyak main dari sayap kemudian melakukan crossing ke Johan. Kadang long pass dari belakang ke target Johan yang punya postur tinggi. Di gelandang juga cukup bagus. Kami waspadai pemain-pemain itu,” paparnya.

(rj/riz/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia