Selasa, 21 Nov 2017
radarjogja
icon featured
Sportainment

Freddy Tidak Mau Terbebani, Pantang Remehkan Lawan

Sabtu, 09 Sep 2017 16:35 | editor : Jihad Rokhadi

KAYA PENGALAMAN : Freddy Muli memberikan instruksi khusus kepada kapten PSS Sleman Busari.(SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA)

KAYA PENGALAMAN : Freddy Muli memberikan instruksi khusus kepada kapten PSS Sleman Busari.(SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA)

 Pelatih PSS Sleman Freddy Muli menilai, Liga 2 yang dijalani timnya masih lebih berat dibandingkan dengan kompetisi di Liga 1. Sebab tekanan yang ada pada semua tim sudah berat sejak laga perdana. Yakni dengan adanya ancaman degradasi lebih dari separuh kontestan.

Namun pelatih kawakan yang sudah malang-melintang di klub tanah air itu tidak mau terbebani. Meskipun di sisi lain harus bertanggung jawab dengan berlaku disiplin saat latihan dan bekerja keras dalam bertanding.

“Sudah seperti itu sejak saya menangani PSMS, Persik Kediri, Persebaya. Karena tim-tim itu diunggulkan. Seperti juga PSS Sleman saat ini. Tapi jangan lupa diri. Karena lawan juga selalu memberikan perlawanan yang terbaik,” tuturnya.

Dengan masuk sebagai tim unggulan, terutama setelah menjadi finalis ISC-B musim lalu, PSS selalu menjadi sorotan tim-tim di Liga 2. Apalagi daya tarik penonton yang membuat pihak televisi sering menyiarkan pertandingan PSS. Hal itu membuat pria asal Palopo itu terus bekerja keras. “Kelemahan kami salah satunya sering disiarkan tv. Jadi pelatih lain mudah sekali membaca,” imbuhnya.

Baik strategi, pola main, pemain kunci PSS selalu ditandai dan coba diantisipasi. Sehingga ia meminta Busari dkk selalu bekerja keras, mau belajar dan mengikuti instruksinya. Pemain juga dituntut disiplin di dalam dan di luar lapangan.

“Tidak ada pilihan lain, karena saya aggap Liga 2 ini turnamen, sangat berat mungkin seperti Piala Dunia. Step by step akan semakin berat. Kalau salah langkah menerapkan program bisa bahaya. Sementara di babak 16 besar dan 8 besar masih meraba lagi tim lain. Apalagi tim yang jarang dilihat di televisi,” paparnya.

(rj/riz/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia