Rabu, 18 Oct 2017
radarjogja
icon featured
Sportainment

Duh .. Banyak Pemain PSIM Absen di Latihan Perdana

Selasa, 22 Aug 2017 16:25 | editor : Jihad Rokhadi

Duh .. Banyak Pemain PSIM Absen di Latihan Perdana

Latihan hari pertama di Stadion Mandala Krida kemarin pagi (21/8) belum diikuti seluruh pemain PSIM Jogja.  Mereka yang tidak hadir disebabkan karena cedera, sakit, dan juga izin untuk keperluan keluarga.

Asisesten Palatih PSIM Jogja Ananto Nurhani menyebut, sejumlah pemain senior belum bergabung. Seperti striker Engkus Kuswaha yang izin lantaran ada urusan keluarga. Sementara Dicky Prayoga izin latihan karena mengalami sakit. Raymond Tauntu dan Tito Rama absen lantaran tengah dalam recovery pasca cedera. ”Dicky sudah di wisma, namun tidak bisa berlatih karena deman,’’ jelas Ananto ditemui usai latihan.

Setelah laga melawan Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tumo Rabu (16/8) lalu, skuad PSIM Jogja diliburkan selama beberapa hari.  Waktu libur selama lima hari tersebut dimaksudkan untuk memulihkan fisik dan mental pemain setelah mengalami kekalahan 1-2 atas Bajul Ijo, julukan Persebaya Surabaya.

Pria yang akrab disapa Antok mengatakan waktu lima hari akan dipersiapkan secara maksimal untuk pertandingan di 2 laga krusial, melawan PSBI Blitar di Stadion Sultan Agung dan laga tandang melawan Persepam MU di laga terakhir.

Pada laga hidup mati untuk memperebutkan dua slot ke babak play off, disebutkan tim pelatih hanya akan mematangkan teknik permainan dan pematangan skema. Besar kemungkinan komposisi saat menghadapai PSBI dan Persepam akan berubah. ”Kami akan coba komposisi Engkus danKrisna Adi.  Kami lihat saat lawan Persebaya, Engkus bermain cukup apik diposisi kanan,” jelasnya.

Menurut Ananto, Engkus Kuswaha sebenarnya memiliki kemampuan bermain di segala posisi, terutama gelandang serang. Apalagi, striker asal berdarah Sunda tersebut memiliki daya jelajah yang cukup baik.”Dia tipikal pemain yang mau turun ke bawah. Nanti akan kita coba dengan komposisi Engkus dan Adi dalam latihan. Meski begitu, untuk menerapkan taktik tersebut dalam permainan akan dikomunikasikan dengan pelatih utama,” jelasnya.

Kapten Ahmad Taufik sudah melupakan kekalahan atas Persebaya dan siap menyambut dua laga sisa. ”Kondisi mental biasa saja, kami sudah siap menatap laga selanjutnya,” jelasnya.

Sementara itu perebutan ke babak play off di Grup 5 Liga 2 semakin ketat. Dari hitung-hitugan matematis, lima tim masih berpeluang untuk memperebutkan dua slot ke babak play off.

PSIM Jogja yang kalah dari Persebaya, kini berada di peringkat ketiga dengan nilai sama dengan Persatu Tuban yakni 17 poin. Madiun Putra FC dan Persepam MU menjadi dua tim yang berpotensi besar mengudeta.

Maka dari itu, melawan PSBI Blitar di kandang sendiri PSIM Joga wajib meraih tiga angka. Apabila kalah, Persepam MU di pekan ke-13 akan berhadapan dengan Martapura FC di kandang sendiri. Sebab Martapura FC yang sudah lolos ke babak 16 besar, diprediksi tidak akan bermain ngotot. Sementara Madiun akan bertandang ke Stadion Ketonggo kandang dari Persinga Ngawi.

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia