Rabu, 22 Nov 2017
radarjogja
icon featured
Zetizen

Stece Lima Kali Raih Champion Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017

Senin, 14 Aug 2017 13:19 | editor : Jihad Rokhadi

Stece Lima Kali Raih Champion Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017

SMA Stella Duce 1 Jogja (Stece) membuktikan diri menjadi tim terbaik pada Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2017. Pada laga final party tadi malam, Stece meredam SMAN 4 Jogja (Patbhe) 48-27. Dengan gelar champion tersebut, Stece memecahkan rekor sebagai pemegang champion tim putri terbanyak, yakni lima kali.

Final dejavu tahun lalu akhirnya ditutup manis oleh Stece. Kembali bertemu Patbhe di partai puncak, tim asuhan Coach Jeremia Abadi ini akhirnya mampu mempertahankan gelar juara tahun lalu yang disandangnya. Setelah gelar hatrick yakni 2009, 2010 dan 2011, Stece mampu mempertahankan gelar champion tahun lalu. Sementara, Patbhe lagi-lagi harus legawa dengan hanya kembali menjadi runner-up.

Pada kuarter pertama dimanfaatkan dengan baik oleh Stece. Dengan stamina yang masih full didukung finishing shoot yang apik, Stece mengatrol poin.

Sedangkan Patbhe juga tidak kalah maksimal mengerahkan kemampuan dan skill-nya. Jaydra Ayesha Firman dkk tidak mau menyerah begitu saja. Apalagi dari postur, Patbhe memang harus mati-matian menembus defense zone yang dijaga Olivia Jovanka Pramono dkk.

Meski tertinggal 34-16 hingga half time, grafik permainan Patbhe sebenarnya meningkat. Sebaliknya, Stece mulai kekurangan tenaga dan banyak melakukan fault. Sayangnya, kesempatan mengatrol poin dari free throw gagal dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Patbhe.

Valencia Angelique Pramono jadi bintang di laga final party tadi malam. Pemain bernomor punggung 13 ini menjadi pencetak skor terbanyak yang disumbang bagi Stece.

Skill dan postur tubuh pemain yang akrab disapa Ellen ini sangat mumpuni, beberapa kali membuat defense Patbhe dibuat kelimpungan. Meski sudah dijaga tiga pemain, Ellen bisa tembus. 25 poin berhasil Ellen koleksi untuk mendongkrak poin Stece.

Coach Stece Jeremia Abadi mengatakan kemenangan ini merupakan buah perjuangan dari anak-anak asuhnya. Sebab mempertahankan gelar juara tahun lalu tidaklah mudah. Apalagi kembali bertemu Patbhe dengan materi pemain yang sangat baik.

"Tapi antisipasi anak-anak bagus, ketika Patbhe memberikan perlawanan mereka tidak terbawa dan tetap memainkan pola yang sudah dirancang," ujarnya usai pertandingan.

Diakui, Ellen masih jadi andalan timnya untuk membuat skor. Didukung dengan permainan Maria Leony Elvaretta atau yang akrab disapa Fafa untuk mengumpulkan poin.

Menurutnya, kemenangan ini bukanlah akhir, namun permulaan bagi Stece untuk mempersiapkan diri lebih baik tahun depan. Apalagi, sebagian pemain andalannya, termasuk Fafa, tidak lagi bisa memperkuat tim.
"Tahun depan harus lebih siap lagi dengan materi pemain baru, kami harus tetap yakin," ujarnya.

Coach Patbhe Aryo Rumbono mengatakan permainan anak asuhnya sudah yang terbaik. Mereka sudah mengerahkan kemampuan maksimalnya.

Sejak awal timnya memang harus mewaspadai Ellen, namun hasil tadi malam sudah yang maksimal. Spanduk "Terima Kasih Sudah Berjuang" dari para suporter mengiringi langkah tim cewek Patbhe untuk tetap berbesar hati.

"Harapannya, tahun depan kami kembali tidak hanya sebagai finalis tapi sebagai juara kembali," ujar Coach Aryo.

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia