Kamis, 23 Nov 2017
radarjogja
icon featured
Pendidikan

WOW.. Flashmob Sandi di Museum Sandi

Jumat, 04 Aug 2017 13:23 | editor : Jihad Rokhadi

WOW.. Flashmob Sandi di Museum Sandi

Suasana tampak berbeda di Museum Sandi yang terletak di Jalan Faridan Muridan Noto No. 21, Kotabaru, Gondokusuman. Ratusan anak-anak mengenakan pakaian pramuka, sembari memegang bendera semaphore memenuhi halaman Museum Sandi.

Mereka melakukan flashmob dengan gerakan dance yang dikolaborasikan dengan sandi semaphore, kemarin (3/8).
Aksi mereka ini bukan tanpa sebab. Ratusan siswa ini diajak untuk mengenal Museum Sandi. Meskipun sudah beroperasi dan dibuka untuk umum sejak beberapa waktu lalu, belum banyak masyarakat yang mengetahui mengenai Museum Sandi .

”Lebih mengenalkan Museum Sandi kepada masyarakat luas, khususnya anak-anak, maka digelar acara Flashmob with Code,” ujar Duta Museum Sandi Andra Bedy Eko Setiawan, 26.

Dia menggatakan, peserta flashmob berasal dari beberapa komunitas dan pelajar SMP di Kota Jogja. ”Ada 270 siswa SMP yang ikut, dari SMP 1 Jogja 170 orang dan SMP 9 Jogja 100 orang,” bebernya kepada Radar Jogja kemarin.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menggandeng beberapa komunitas seperti, Ikatan Duta Museum 2017, Sahabat Museum Sandi, dan Jogja Museum Lovers serta Pramuka. Sebelumnya, dia menargetkan hanya 100 peserta, tapi yang mendaftar ternyata sampai 400 orang.

”Karena melihat tempat, hanya kami ambil 270 peserta saja, flashmob dengan mengolaborasikan sandi dengan koreografi jarang dilakukan. Merupakan kali pertama di Jogja,” ungkapnya.

Dia menambahkan, digelarnya acara tersebut juga dapat mengenalkan dan memunculkan keinginan masyarakat untuk berkunjung ke Museum Sandi. Sebab, menurutnya, mengunjungi museum memberikan banyak manfaat.

”Kami mengajak anak-anak dan generasi muda untuk mengunjungi museum sebagai sumber pengetahuan. Tidak hanya melulu dari gadget,” ungkapnya.

Kepala Museum Sandi Setyo Budi Prabowo mengatakan, pihaknya menggelar acara tersebut sebagai pengenalan terhadap masyarakat luas mengenai Museum Sandi.

”Kami ingin mengubah image sandi yang susah dihafal menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan karena dikombinasikan dengan tari-tarian flashmob ini,” paparnya.

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia