Kamis, 21 Sep 2017
radarjogja
Features

Kisah Keluarga yang Mentradisikan Nama-Nama Nyeleneh

Bull King Punya Anak Go To School

Sabtu, 08 Jul 2017 12:38 | editor : Jihad Rokhadi

KELUARGA BAHAGIA: Andy Go To School memangku Virgenio Silvero Goes To Paradise bersama istrinya, Maesaroh yang sedang menggendong Alexa Dmyesha Heaven's Angel.

KELUARGA BAHAGIA: Andy Go To School memangku Virgenio Silvero Goes To Paradise bersama istrinya, Maesaroh yang sedang menggendong Alexa Dmyesha Heaven's Angel. (ADI DAYA)

Nama-nama di keluarga ini memang tak lazim. Bahkan, terkesan aneh dan nyeleneh. Namun, justru itulah keunikan keluarga besar Bull King. Tradisi itu kini diteruskan oleh Andy Go To School.

ADI DAYA PERDANA, Magelang 

Semua itu berawal dari ayah Bull King (Raja Banteng). Warga Kedungrengit, Tegalarum, Borobudur, Kabupaten Magelang, itu lantas latah memberi nama anak-anaknya dengan kata berbahasa Inggris. Meskipun kesannya sangat aneh di telinga. Tentu saja hal itu bukan tanpa alasan.

Bull King berdomisili di kawasan objek wisata Candi Borobudur. Di kampungnya banyak bule ber-home stay atau sekadar berlalu-lalang. Itu lantaran Kedungrengit menjadi salah satu akses lalu lintas wisatawan yang berkunjung ke candi Buddha itu. Konon, ayah Bull King dulunya seorang simpatisan partai berlambang banteng.

Itulah yang mendorongnya memberi nama sang anak dengan sebutan raja banteng alias Bull King. Tradisi memberi nama anak dengan istilah unik berlanjut pada keluarga Bull King sendiri. Seringnya mendengar dan berkomunikasi dengan turis asing, tergeraklah hati Bull King meneruskan tradisi sang ayah. Dia pun memberi nama anak-anak laki-lakinya dengan bahasa Inggris. Namun tidak demikian dengan anak perempuan.

“Kata orang tua dulu, kalau cewek diberi nama (unik), nantinya kasihan. Sama ibu (almarhum Naimah) nggak boleh,” jelas Andy Go To School, salah seorang putera Bull King.

Diceritakan, ayahnya, Bull King, yang kini berusia 61 tahun memiliki tujuh orang anak. Tiga laki-laki dan empat perempuan. Selain Andy, dua saudara laki-lakinya bernama Happy New Year dan Rudi A Good Boy. Sementara empat anak perempuan Bull King diberi nama sebagaimana wajarnya orang Indonesia.

Happy New Year mengandung arti, dia lahir berdekatan dengan pergantian tahun baru. Sedangkan Andy Go To School diharapkan bisa menjadi anak yang rajin sekolah. Adapun Rudi A Good Boy diharapkan menjadi laki-laki yang baik.

Andy sendiri mengikuti jejak ayahnya. Dia pun mewarisi tradisi keluarga dengan memberi nama anaknya dengan nama “unik”. Anak pertama Andy diberi nama Virgenio Silvero Goes To Paradise, sedangkan anak ketiganya yang lahir pada 3 Mei lalu bernama Alexa Dmyesha Heaven’s Angel.

Menurut Andy, tradisi itu dijaga agar di kemudian hari tidak ada saling iri di antara anggota keluarga. Karena nama mereka sama-sama tidak lazim.

Selain Andy, Rudi A Good Boy juga meneruskan tradisi. Bahkan, dia memberi nama anaknya dengan gabungan tiga bahasa, salah satunya Jepang.

“Anak Rudi dinamai Kareleo Hoshi Zaki Zainmer. Panggilannya Karel,” jelas suami Maesaroh,27, itu.

Selain mewarisi tradisi sang ayah, pehobi hobi burung kicau yang kini tinggal di Asrama Polisi Ganten Kota Magelang itu memang suka bahasa Inggris. Dia juga sering berinteraksi dengan warga asing.

Mengenai Virgenio Silvero Goes To Paradise, Andy punya alasan lain. Saat si sulung lahir pada 23 Oktober 2011, Andy punya mobil sedan Genio warna silver. Sedangkan

Goes To Paradise diartikan supaya sang anak mampu masuk ke surga. Goes dalam nama ini sekaligus untuk menyempurnakan grammar bahasa Inggris yang salah pada nama Andy. “Seharusnya Andy Goes To School,” jelasnya.

Sebelum Alexa Dmyesha Heaven’s Angel lahir, Andy sebenarnya punya anak lain, adik Virgenio Silvero. Anak keduanya diberi nama Lucky Star Beloved Mother. Anak ini lahir pada 23 September 2015. Namanya tidak lepas dari perjuangan sang ibu saat melahirkan prematur. Diharapkan, anak kedua ini menjadi bintang keberuntungan dan kesayangan ibunya.  Sayangnya, Tuhan berkehendak lain. Lucky meninggal di usia 4 hari.

Sedangkan nama anak ketiga, Alexa Dmyesha Heaven’s Angel, mengandung makna agar dia bisa membawa orang tuanya masuk ke surge kelak.

Kelahiran Angel pun memeiliki kenangan unik. Kandungan istrinya terus berkontraksi saat usianya menapak 8,5 bulan. Padahal, kondisi bayi dalam posisi melintang. Karena itu, dokter menyarankan agar si ibu dioperasi Caesar di RSI Sanden, Kota Magelang.

Setelah lahir, Andy masih bingung untuk memberi nama anaknya. Dia lalu browsing internet. Diperolehlah kata bidadari surga dan wanita cantik di dunia. Hingga pencarian kosa kata lagi hingga terangkum kata Alexa Dmyesha Heaven’s Angel.

“Diharapkan bisa sebagai pembawa kedamaian di keluarga. Serta, berharap menjadi kendaraan untuk masuk surga,” ujar Andy yang kini bertugas di Polres Magelang Kota.

Meski keluarganya memiliki deretan nama unik, Andy merasa para tetangganya bersikap wajar. Meski diakuinya ada beberapa yang penasaran. Terutama ketika istri Andy mengandung anak lagi.

(rj/ong/ong/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia