Senin, 22 Jan 2018
radarjogja
Jogja Utama

Sopir Ngantuk, Truk LPG Terguling

Jumat, 31 Mar 2017 11:12

Sopir Ngantuk, Truk LPG Terguling

(GUNTUR AGA T/RADAR JOGJA)

RADARJOGJA.CO.ID - KULONPROGO - Truk tangki LPG milik PT Pertamina AD 1959 H terlibat kecelakaan dan terguling di jalan Jogja-Purworejo KM 18, Pedukuhan Siwalan, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo kemarin. Empat orang terluka, mengakibatkan kemacetan panjang di ruas jalan nasional tersebut.

Kejadian bermula ketika truk tangki LPG yang dikemudikan Suyatmo, 48, warga Nangsri, Kebakramat, Karanganyar, Jawa Tengah melaju dari Jogjakarta dengan kecepatan tinggi. Diduga kuat sopir ngantuk, sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraanya.

Truk sempat keluar dari bahu jalan, menyerempet pikap Suzuki Carry AB 9130 LB yang tengah parkir di pinggir jalan. Truk berhasil kembali ke ruas jalan, namun dalam kondisi oleng karena kecepatan tinggi, truk akhirnya terguling. Sementara dari arah berlawanan melaju truk tronton.

‘’Benturan tidak terhindarkan, kendati truk LGP menghantam bagian depan truk tronton dalam kondisi sudah terguling. Empat korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit," kata Kanit Laka Lantas Polsek Sentolo AKP Sri Purwati.

Saat mengemudikan truk tangki LPG, Suyatmo ditemani kernet Ngimin, keduanya dalam kondisi selamat dan hanya mengalami luka ringan. Sementara truk tronton R 1800 CK, dikemudikan Fatkhur Rozai, 35 hendak ke Jawa Timur mengantar barang dari Purbalingga. Fatkhur berhasil menghindari tabrakan frontal dengan banting setir ke kiri.

‘’Truk Tronton berhenti setelah menabrak teras rumah warga di lokasi kejadian. Adapun korban luka dua pengendara sepeda motor Sri Nuryani, 48, dan Afiana, 23, warga Ngandekan, Maguwoharjo, Sleman,’’ ujar Sri Purwati.

Saksi Bahri mengatakan truk tangki LPG melaju dengan kecepatan tinggi, mendadak ke luar bahu jalan menyerempet pikap yang tengah parkir dan terguling. Saat kejadian dia berada dekat Suzuki Carry yang tersambar truk tangki LPG.

‘’Setelah menyerempet Carry truk oleng dan terguling, dari arah berlawanan truk tronton banting setir ke kiri dan menabrak teras rumah. Sopir truk tronton terjepit kabin depan truk, namun bisa dievakuasi warga yang memberikan pertolongan,’’ ungkap Bahri.

Sebelum kecelakaan, menurut beberapa saksi mata sopir truk tronton membunyikan klakson beberapa kali, saat truk tangki oleng. Namun truk LPG tidak mampu dikendalikan, jarak aman terlewati, saat benturan di depan mata sopir truk tronton akhirnya mengambil keputusan membuang setir ke kiri. Teras rumah yang tersambar truk tronton dalam kondisi kosong.

Evakuasi truk tangki LPG yang melintang di tengah jalan sempat terhambat, hingga mengakibatkan kemactean sekitar lima kilometer. Selama evakuasi arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif. Aparat kepolisian mengundang mobil derek untuk menyingkirkan truk LPG.

Kasat Lantas Polres Kulonprogo AKP Imam Bukhori mengatakan pengalihan arus kendaraan dilakukan untuk kedua arah. Dari Jogja dialihkan ke Sentolo-Pengasih melalui Simpang Tiga Ngeseng.

Sedangkan kendaraan dari arah Wates dialihkan masuk jalur baru menuju pasar lama Sentolo melalui Simpang Empat Ngelo. Kendaraan berat dialihkan menuju Galur melalui Simpang Kenteng Sentolo.

Badan jalan yang sempit serta adanya pintu perlintasan kereta api di ruas Ngeseng menyebabkan penumpukan kendaraan tak dapat dihindari. Antrean kendaraan dari arah Jogja mengular.

‘’Panjang antrean kendaraan dari Ngeseng hingga ke arah timur hingga tikungan Koramil Sentolo sekitar satu kilometer,’’ kata Imam Bukhori. (tom/iwa/ong)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia