Senin, 22 Jan 2018
radarjogja
Purworejo

Korban Pembunuhan Salah Sasaran

Rabu, 29 Mar 2017 11:27

Korban Pembunuhan Salah Sasaran

(BUDI AGUNG/RADARJOGJA)

RADARJOGJA.CO.ID - PURWOREJO - Kasus penemuan mayat tak dikenal di pinggiran sawah Desa Megulung Kidul, Kecamatan Pituruh, Rabu (15/3) lalu, Sat Reskrim Polres Purworejo berhasil menangkap dua dari tiga pelaku pembunuhan. Hanya petugas masih memiliki pekerjaan rumah, karena identitas korban belum diketahui. Dugaannya, korban adalah salah sasaran.

Hal itu terungkap dalam gelar perkara yang dipimpin Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo di mapolres setempat, kemarin (27/3). Kapolres meminta satu pelaku yang masih buron segera menyerahkan diri, sebelum petugas melakukan tindakan tegas.

“Motif pembunuhan ini menarik juga karena kejadiannya sudah terhitung puluhan tahun berlalu,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, otak pembunuhannya adalah Widodo Wahyu Nugroho, 33, warga Tangerang, di mana yang bersangkutan memiliki dendam pribadi saat masih duduk di bangku sekolah tingkat SMP. Masih merasa sakit hati, Widodo terus saja menyimpan dendam dan selalu berusaha mencari kesempatan untuk menghabisi nyawa korban.

“Tapi di sini tampaknya salah sasaran. Karena dari hasil penyidikan terhadap pelaku dan informasinya kami komunikasikan kepada pihak keluarga yang dimaksud pelaku, ternyata tidak sama,” tambah Kapolres.

Selain pelaku Widodo, pelaku lain yang ditangkap adalah Iwan Sutisna, 35, warga Desa Botorejo, Kecamatan Bayan, Purworejo. Sementara satu pelaku lagi yang masih buron diketahui berinisial IRF. Polisi kini tengah mengejar IRF.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi menambahkan, awal terjadinya pembunuhan dari pertigaan Doplang di Kelurahan Doplang, Kecamatan/Kabupaten Purworejo. Pelaku yang merasa mengenali korban langsung menyeret korban ke dalam mobil.

“Dari lokasi itu, mobil diarahkan ke belakang terminal Purworejo di Candisari (Banyuurip). Di situ korban dipukuli sampai tidak berdaya yang kemudian dibawa ke lokasi kejadian,” kata Kasatreskrim.

Korban diketemukan tewas oleh warga yang hendak pergi ke sawah dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke polsek dan koramil terdekat. Petugas Sat Reskim langung melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan terhadap kasus itu.

“Keduanya sudah mengaku menjadi pelaku pembunuhan itu. Kuat dugaan ini adalah salah sasaran karena pihak yang disebut keluarga korban dari pembunuhan itu, mengaku tidak mengenali korban. Akhirnya korban kami makamkan di pemakaan RSUD dr Tjitrowardojo,” ungkapnya.

Kasat Reskrim meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk menghubungi Polres Purworejo. Beberapa ciri khusus dari korban ada di pihaknya. “Silakan datang ke Polres untuk mencocokkan data yang dimiliki,” tandas Kholid. (udi/laz/ong)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia