Sabtu, 24 Feb 2018
radarjember
icon featured
Pendidikan

SMKN 3 Jember Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Pariwisata

Selasa, 13 Feb 2018 19:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

SMKN 3 Jember, Radar Jember,

CEK LANGSUNG: Duta Indra Siregar, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kementerian Pariwisata hadir melihat proses Uji Sertifikasi kompetensi bidang pariwisata di SMKN 3 Jember, kemarin (12/2). (Rangga Mahardika/Radar Jember)

Uji Sertifikasi Kompetensi bidang pariwisata yang digelar untuk siswa di SMKN 3 Jember cukup istimewa. Pasalnya, sebanyak 360 siswa peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat berlogo Garuda Emas dari Kementerian Pariwisata RI. Sertifikat ini bahkan bukan hanya berlaku untuk melamar kerja tingkat nasional tetapi juga internasional. 

Dalam pembukaan USK di SMKN 3 Jember ini bahkan cukup istimewa karena dikunjungi langsung oleh Duta Indra Siregar, perwakilan Asisten Deputi Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga. Dirinya ditemani Asep Sutisna merupakan perwakilan Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kementerian Pariwisata RI.

Dalam sambutannya, pria yang juga menjabat sebagai fungsional kebijakan dan analis ini menuturkan untuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) akan dilakukan di seluruh Indonesia. “Targetnya tahun 2018 ini ada 75 ribu LSP. Termasuk di SMKN 3 Jember ini,” jelas Indra. Dimana untuk SMK ini merupakan sertifikasi P1 dilaksanakan sebanyak 37.500 orang, sedangkan untuk P2 yang dilakukan untuk perguruan tinggi dan industri dengan jumlah sama.

Dirinya mengatakan jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu hanya 65 ribu. “Ini seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, semoga bisa dipenuhi,” jelasnya. Pasalnya, pariwisata ini merupakan salah program pembangunan prioritas. Apalagi, untuk tahun ini juga secara nasional kunjungan wisatawan asing ditarget 20 juta dan wisatawan domestik sebanyak 270 juta pengunjung.

“Sehingga wisata ini tambang yang nilai ekonomis tidak akan habis. Pariwisata akan terus berkembang,” tegasnya. Pelaku wisata ini diharapkan tidak takut dengan dunia kerjanya karena pasti akan sangat terbuka lebar. Inilah yang tengah dikebut pihaknya sehingga pariwisata di Indonesia semakin maju.

Sementara itu, Kristin Asri, ketua LSP SMKN 3 Jember mengucapkan terima kasih kepada pihak kementerian yang masih mempercayakan sertifikasi pariwisata kepada pihaknya. “Bantuan Kemenpar ini untuk 360 siswa. Dilaksanakan dua tahap yakni 12-22 Februari sebanyak 220 siswa dan Maret 131 siswa,” jelasnya. Yakni dilaksanakan untuk empat jurusan pariwisata yakni usaha perjalanan wisata, akomodasi perhotelan, patiseri, dan jasa boga.

Dirinya menuturkan ini merupakan keempat kalinya USK dari Kemenpar dilaksanakan di lembaganya. “Total sudah dikeluarkan 1000 sertifikat berlogo Garuda Emas dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dengan biaya ujinya dari Kemenpar,” ucap Kristin. Sehingga bisa digunakan untuk melamar kerja nasional maupun internasional.

Abdul Madjid, Waka Humas SMKN 3 Jember yang juga Dewan Pengarah LPS mengatakan, uji sertifikasi profesi ini diberikan untuk mengetahui siswanya sudah kompeten atau tidak. “Kami berharap bisa terus berkesinambungan sehingga kompetensi bisa terus berguna para siswa di hari yang akan datang,” jelasnya.

Sementara itu, Sirajjudin yang mewakili Dedi Winarno, kepala Bidang Pengembangan Produksi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Jember mengatakan perkembangan wisata di Jember sangat pesat. “Dulunya objek wisata hanya sekitar 28. Sekarang hampir 90-an. Sejumlah hotel berbintang juga berkembang,” tutur Siraj. Dirinya yakin lima tahun ke depan Jember akan bisa menjadi seperti Jogja dan Solo. “Jangan berkecil hati, pasti pariwisata akan terus berkembang,” pungkasnya. 

(jr/ram/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia