Senin, 21 May 2018
radarjember
icon-featured
Radar Jember

Korban Longsor Akhirnya Mengungsi

Selasa, 13 Feb 2018 06:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

Longsor Jember, Radar Jember,

HARUS WASPADA: Longsoran ditebing jalan menuju Rembangan yang membuat was-was warga dan pengunjung Rembangan. Seorang warga yang rumahnya dekat lokasi longsor terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya. (Jumai/Radar Jember)

Pasca terjadinya longsor susulan di Dusun Rayap, Desa Kemuninglor, Arjasa, Jumat (9/2) malam, pemilik rumah Junaedi, 40, warga setempat, terpaksa harus mengosongkan rumahnya. Junaedi bersama istri dan satu anaknya harus tinggal bersama kakak iparnya, Wanto, 45, di tempat yang lebih aman dari longsoran.

Bagian teras rumah Junaedi mulai retak setelah bagian penahan tebingnya ambrol. Bahkan, terlihat ada beberapa retakan baru di bagian teras dan samping rumahnya. Sebelum terjadi longsor, Jumat malam, korban sempat membangun kamar baru di sisi barat rumahnya. 

Belum selesai membangun, bagian depan rumahnya sudah ambrol setelah terjadi hujan yang cukup deras di wilayah Rembangan, Jumat siang. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, rumah korban sudah terlihat kosong karena malam itu juga seluruh isi rumah langsung dievakuasi ke rumah kakaknya yang tidak jauh dari rumahnya.

Korban memilih meninggalkan rumahnya karena bagian fondasi terasnya sudah menggantung. “Apalagi, hujan diprediksi masih terus turun, sehingga korban bersama istri dan anaknya harus meninggalkan rumahnya yang rawan longsor,” ujar Mujiono, tetangga korban.

Mujiono juga merasa waswas kalau hujan terus-menerus mengguyur wilayah Rembangan. Sebab, selain fondasi rumah Junaedi, bagian depan rumahnya juga mulai tergerus bersamaan dengan longsornya bagian depan rumah Junaedi.

“Saya kalau sudah hujan deras langsung mengajak keluarga untuk turun. Baru kalau hujan sudah mulai reda, berani naik lagi,“ ujarnya. Sebab, jika masih terjadi hujan, banyak tetangga yang rumahnya ada di bibir penahan tebing memilih turun dan meninggalkan rumahnya.

Fondasi rumah Junaedi yang menggantung setelah terjadi longsor ditutup dengan terpal bantuan dari BPBD Jember. Ini agar air yang mengalir dari sekitar rumah warga tidak masuk ke retakan yang sudah longsor. Akibat longsor tersebut, beberapa pohon besar di depan rumah Junaedi ikut roboh setelah terdorong tanah yang longsor.

(jr/wah/jum/das/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia