Selasa, 20 Feb 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Reuni Arswingo SMPN 1 Jember Sederhana Namun Meriah

Senin, 12 Feb 2018 11:15 | editor : Dzikri Abdi Setia

SMP Negeri 1 Jember, Arswingo, Radar Jember,

AKRAB: Imam Soepangkat Soerodjo Ketua panitia Reuni SMP Negeri 1 Jember Tahun 1969 bersama panitia lainnya. (Gugah Eko Saputro/Radar Ijen)

Meski sudah memasuki usia sekitar 64-65 tahun,  para alumni SMP Negeri 1 Jember tahun 1969 yang tergabung dalam komunitas Arswingo (Arek Sewidak Songo) tampak sehat dan ceria. Para alumni Arswingo yang tersebar ke kota-kota se-Indonesia itu berkumpul di Rollas Café, Jalan Gajah Mada Jember, Jumat malam kemarin (9/2). 

Sedikitnya, ada sekitar 80 orang yang ikut bernostalgia dalam reuni tersebut.  Para alumni SMP Negeri 1 Jember  tahun 1969 sebelum pensiun, banyak yang berhasil menjadi dokter, dosen, pejabat serta pengusaha. 

Ketua Panitia Reuni Arswingo Imam Soepangkat Soerodjo mengapresiasi kedatangan teman-teman dari SMPN 1 Jember. ”Mereka datang dari berbagai kota di Indonesia dan mau berkumpul di Jember,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember. 

Imam melanjutkan, sebagai orang asli Jember, para alumni Arswingo sangat rindu terhadap kota Jember. ”Oleh sebab itu, untuk jamuan makanan para tamu. saya sebagai panitia menyediakan makanan khas Jember. Juga,  makanan tradisional, seperti cenil, kucur, telo, dan sejenisnya.” Katanya. 

Para alumni SMPN 1 Jember tampak semangat dalam bernyanyi dan menari. Bahkan, dari alumni Arswingo ini ada teman yang juga penyanyi terkenal di Jember tempo dulu. ”Namanya Mas Lexi Jacobus. Itu penyanyi kawakan di zamannya,’ terangnya. Selain itu, Imam mengatakan usai acara reuni di Rollas Café, ia mengajak teman-temannya untuk mengunjungi Pantai Papuma Ambulu Jember. 

Sementara itu, beberapa alumni SMP Negeri 1 Jember tahun 1969, saat di temui Jawa Pos Radar Jember ada yang masih menjadi dosen di Universitas Jember, yakni Irwan S, 65, dan Bajuri. Juga, ada yang menjadi dokter spesialis bedah tulang yakni dr Sulianto yang masih bertugas di Batam. Juga ada ahli engineering Garuda Indonesia dan Air Asia yakni Totok yang saat ini sudah pensiun. 

Selain itu, ada yang pensiunan kepala BPN Madura. Juga ada pensiunan dari PT Pusri Palembang. ”Alhamdulillah, kami semua bisa berkumpul,” kata Imam Soepangkat Soeroso.

Irwan S yang kini akan memasuki masa pensiun dari dosen pertanian Universitas Jember mengatakan sangat senang bisa berkumpul bersama temannya. ”Kami meski sudah berusia 64-65 tahun, tetapi masih seperti anak-anak SMP,” katanya. Selain itu, Totok yang merupakan pensiunan engineering Garuda Indonesia, sangat senang bisa bertemu temannya. ”Mereka tampak sehat. Semoga tetap panjang umur,” katanya. Totok yang kini tinggal di Malang mengatakan ia sering pulang pergi ke Jember. ”Sebab, anak-anak saya kuliah di Universitas Jember,” katanya. 

(jr/aro/dwi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia