Minggu, 25 Feb 2018
radarjember
icon featured
Radar Ijen

Pasar Induk Bondowoso Sudah Siap Ditempati

Minggu, 11 Feb 2018 07:30 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pasar Baru Bondowoso, Radar Ijen,

SUDAH MEGAH: Inilah bangunan pasar induk baru. Pasar ini dibangun multiyear dan dua dinas berbeda. (Sholikhul Huda/Radar Ijen)

Pasar induk baru sudah selesai pembangunannya. Dan rupanya sudah siap-siap untuk ditempati. Karena itulah, diskoperindag mulai mendata pedagang pasar lama yang akan menempati. Namun nantinya, pemerintah akan menjadikan pasar induk sebagai pilot project e-restribusi. Di mana tidak akan ada lagi pungutan liar retribusi pasar.

Kepala Dsikoperidag Bambang Soekwanto mengatakan, pemerintah memulai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Dalam hal ini, pemerintah menggandeng Bank Jatim dalam hal pembayaran retribusi pasar. “Pasar induk nanti jadi percontohan retribusi non tunai,” terangnya.

Dijelaskan, GNNT merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen nontunai. Di mana hal ini merupakan upaya untuk memudahkan pedagang dan juga membersihkan praktik pungutan liar. “Sebab pedagang langsung bayar retribusi melalui bank,” ujarnya.

Sementara untuk memudahkan pembayaran retribusi nontunai, Bank Jatim nanti akan melakukan pendataan bersama Pemkab terhadap pelaku usaha. Pedagang yang masuk dalam list diskoperindag di pasar induk, akan terus didorong untuk membuka rekening di bank Jatim. “Jadi pembayarannya nanti tinggal gesek saja cukup,” paparnya.

Persiapan sistem pembayaran nontunai ini bersamaan dengan relokasi pasar induk yang direncanakan selesai pada akhir Februari 2018. Hal itu sebagai bentuk komitmen atas perluasan penggunaan instrumen nontunai. 

(jr/hud/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia