Sabtu, 24 Feb 2018
radarjember
icon featured
Mak Taker

Serius Lobi-lobi Politik Sampai Lupa Kalau Ninggal Anak

Selasa, 23 Jan 2018 09:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

cong kenek, radar semeru,

Musim politik ini memang bikin seseorang bisa lupa daratan. Bukan cuma manuver dengan rival politiknya. Namun, keasyikan lobi-lobi sampai lupa jika anaknya ditinggal sendirian di warung.

Sebagai lelaki yang baru terjun ke gelanggang politik, Cong Kenek, asal Sumbersuko ini selalu hati-hati. Baik bertutur kata, bertindak sampai berfikir pun selalu berlipat. Apalagi ketika ngobrol dengan politisi. Intonasi bicara sekaligus juga bisa jadi pertimbangan. 

Seperti disaat ngobrol dengan Mat Tasan salah satu teman yang beda pilihan calon. Setelah mencari tempat untuk ngobrol, Cong Kenek yang saat itu bersama anaknya mencari tempat ngobrol. Anaknya dicarikan tempat bermain kawasan Jalan Veteran.

Baru kemudian dua kawanan ini ngobrol serius. “Kowe melu aku ae maren San, ben penak lek golek biting,” ungkap Cong Kenek, dengan halus penuh klehati-hatian. “Sori Cong, aku wes komit karo calonku. Sekali layar berkembang pantang  nulungi lawan,” tegas Mat Tasan dengan menirukan jargon calonnya.

Lobi-lobi hampir gagal. Tapi Cong Kenek pantang menyerah. “Wes ngeneh ae San. Yeopo carane ben awakmu gabung. Njaluk duit piro,” tanyanya. “Cong, sepurane. Komitmen iki gak enek regone. Gak iso diijol duit,” ungkapnya.

Man Tasan mengamuk. “Intonasimu lagake ngenyek aku Cong, wes aku muleh ae” ucapnya langsung pergi jalan kaki. Cong Kenek mengejar. “Sori San, guyon iku mau,” ucapnya sambil berjalan merayu mengikuti Mat Tasan supaya tidak tersinggung.

Kedua kawanan ini kemudian uring-uringan sambil berjalan di Kawasan Toga mendekati Stadion. Saat hampir tiba di stadion, Cong Kenek baru nyadar. “Waduh San, anakku San. Duh, ilang anakku iki. Iso ngamuk mbokne engkok iki,” ungkap Cong Kenek.

Seketika itu, Mat Tasan tidak lagi bahas penolakan lobi-lobi lagi. Dia segera berlari mengerjar Cong Kenek yang kelupaan meninggalkan anaknya. Sesampainya di lokasi Cong Kenek baru lega. “Alhamdulillah, untung anakku gak dijukuk wong San. Duh kah, iki gara-gara awakmu iki,” ujar Cong Kenek yang diterwakan Mat Tasan. “Untung anakmu gak ilang. Kok nak maenak ditinggal,” ungkap Mat Tasan mingkel-mingkel diikuti petugas penjaga mainan disana.

(jr/fid/sh/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia