Sabtu, 24 Feb 2018
radarjember
icon featured
Pendidikan

Harus Memiliki Budaya Penelitian

Sabtu, 20 Jan 2018 12:25 | editor : Dzikri Abdi Setia

IKIP PGRI Jember, Radar Jember,

SINAU BARENG: Suasana pelatihan dan workshop metodologi penelitian yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika dan Biologi. (IKIP PGRI Jember for Radar Jember)

Budaya penelitian menjadi hal yang harus terus dikembangkan di ranah perguruan tinggi. Tidak hanya dari kalangan dosen saja, tetapi juga dari kalangan mahasiswa agar bisa mengelevasi kompetensi yang dimiliki oleh sebuah perguruan tinggi. Hal Itu diungkapkan oleh Ketua Panitia Workshop Metodologi Penelitian IKIP PGRI Jember, Dwi Sucianingtyas S SP MP. 

Sesuai dengan ketentuan Kementerian Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), penelitian merupakan kewajiban bagi dosen dan mahasiswa. Oleh karena itu, pihaknya sengaja menggagas workshop tersebut dengan mengundang pembicara antara lain Dr H Hobri SPd MPd, Dr Evi Hanizar MKes, dan Dr Asri Widiatsih MPd.

Selain sebagai media bimbingan penulisan tugas akhir bagi mahasiswa, workshop ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam menyusun proposal penelitian. “Selain itu, melalui workshop ini kita ingin meningkatkan kegiatan dan budaya penelitian di Fakultas Pendidikan MIPA IKIP PGRI Jember,” tegasnya.

Mahasiswa IKIP PGRI Jember, lanjut dia, memiliki kompetensi yang sangat baik dan bisa bersaing dengan mahasiswa di Universitas lainnya. Lulusan IKIP PGRI Jember memiliki daya saing yang setara dengan universitas lain yang dapat dilihat dari hasil penelitian-penelitian mahasiswa. 

Melalui workshop tersebut, peserta bisa jauh lebih paham akan perbedaan jenis-jenis penelitian serta dapat langsung mengaplikasikannya ke dalam skripsi. “Workshop metodologi penelitian ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat baik untuk mahasiswa maupun untuk dosen, karena pada pemateri dan peserta sama-sama sinau bareng,” imbuhnya.

Sementara itu, Fadila Dwi Astutik, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sangat mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan penelitian tersebut. “Workshop ini memberi banyak ilmu terutama untuk mahasiswa  yang masih belum menempuh skripsi,” tegasnya. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Yasinta Tiara Amelia dari Program Studi Pendidikan Biologi. 

(jr/lin/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia