Senin, 23 Oct 2017
radarjember
icon featured
Kesehatan

Penilai Binter Apresiasi Operasi Gratis Duafa

Rabu, 20 Sep 2017 08:00 | editor : Dzikri Abdi Setia

SINERGI UNTUK DUAFA: Brigjen Joko Warsito, Letkol Inf Rudianto, Bupati dr Hj Faida MMR, dan dr Maria Ulfah MMRS saat mendampingi Serda Slamet yang sedang mengecek pasien duafa penderita katarak di RS Bina Sehat Jember

SINERGI UNTUK DUAFA: Brigjen Joko Warsito, Letkol Inf Rudianto, Bupati dr Hj Faida MMR, dan dr Maria Ulfah MMRS saat mendampingi Serda Slamet yang sedang mengecek pasien duafa penderita katarak di RS Bina Sehat Jember (RSBS FOR RADAR JEMBER)

JEMBER – Aksi kemanusiaan operasi gratis bagi duafa yang digelar Rumah Sakit (RS) Bina Sehat Jember kembali mendapat apresiasi.

Bahkan, dalam sinergi bersama Kodim 0824 Jember, aksi yang digelar sejak tahun 2009 itu secara khusus ditinjau oleh Tim Penilai Lomba Binter Kodim Utama XX.

Tim penilai yang dipimpin Brigjen Joko Warsito melihat langsung proses operasi gratis duafa. Mulai dari skrining pasien katarak oleh Babinsa hingga blusukan ke ruang operasi.

Dikatakan, ini sesuatu yang luar biasa dan tidak mudah ditemukan di tempat lain. Bahkan bisa dijadikan contoh yang baik karena bangsa Indonesia memiliki ciri khas yaitu hidup bergotong-royong.

“Pertama kali datang, saya melihat semangat yang luar biasa untuk membantu kaum duafa yang memang tidak mampu dan pasif. Dan itu sudah berjalan dalam waktu yang lama. Tentu ini bisa dicontoh,” ujar Brigjen Joko Warsito.

Ditambahkan, kesamaan pandangan dan misi tentang duafa dan orang miskin yang perlu ditolong bisa membuat sinergitas yang dijalin bisa dikembangkan lagi. Ini menjadi spirit, motivasi, dan barokah bagi yang lain.

"Dimulai dengan hal-hal seperti inilah yang akan membuat kita mampu untuk menjawab tantangan di kemudian hari. Semakin banyak relawan semakin banyak yang peduli dengan sesama, Jember bisa menjadi lebih berkah," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Rudianto yang juga hadir mendampingi kunjungan itu.

Disampaikan bahwa Kodim juga peduli akan taraf kesehatan masyarakat melalui sinergi aksi kemanusiaan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi teladan bagi wilayah lain di Indonesia.

Sementara itu, Bupati Jember dr Hj Faida MMR yang mendampingi tim penilai menegaskan bahwa aksi kemanusiaan tersebut sudah dilaksanakan sejak lama bahkan sebelum dirinya terpilih menjadi kepala daerah.

Relawan yang bergabung pun berasal dari berbagai kalangan, tak terkecuali anggota TNI. "Sangat terbantu dengan adanya sinergi untuk duafa bahkan sampai ada Babinsa bisa mengecek mana warga yang terkena katarak dan perlu segera dioperasi," ungkap Bupati Faida.

Terbukti, Serda Slamet, salah satu Babinsa tampak tanpa ragu memeragakan bagaimana cara mengetahui warga yang menderita katarak. Diakuinya bahwa membantu duafa sekaligus mendapat keterampilan baru adalah sebuah kebanggaan tersendiri. 

“Melaui aksi kemanusiaan ini saya jadi tahu mana warga yang terkena katarak. Setidaknya ini salah satu cara untuk menolong mereka agar memiliki taraf kesehatan yang lebih baik,” tuturnya sembari memegang senter usai memeriksa salah satu pasien. 

(jr/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia