Sabtu, 25 Nov 2017
radarjember
icon featured
Features

Passwordnya Belum Diganti

Rabu, 13 Sep 2017 16:00 | editor : Dzikri Abdi Setia

Passwordnya Belum Diganti
Berita Terkait

Di kantornya, Gus Temon merupakan sosok yang sangat teliti dan primpen. Setiap pekerjaannya selalu dikerjakan dengan gemilang. Jadi, nggak heran kalau bos-bos di sana ngeman-eman sama pria ini.

Sayangnya, peralatan kerjanya di kantor masih belum bisa mumpuni, sehingga Gus Temon harus pinjam komputer rekan sekerjanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan.

Salah satunya ketika Gus Temon harus ngeprint laporan yang akan diserahkan ke divisi sebelah.

Gara-gara persoalan ini, Gus Temon harus nunut ke komputer Ning Dah kalau mau ngeprint. Syaratnya, komputer Ning Dah tidak boleh mati. “Yu, aku arep ngeprint, komputere ojok dipateni yo,” begitu pesan Gus Temon kalau kebetulan Ning Dah mau pulang dan kerjaan Gus Temon belum selesai.

Masalahnya komputer Ning Dah di-password. Biar nggak ada data yang hilang, kata Ning Dah. Dan kadang-kadang kalau Gus Temon baru datang setelah Ning Dah pulang, dia jadi belingsatan sendiri. Seperti hari itu. 

“Waduh, kok komputernya sudah mati, piye iki, aku durung ngeprint,” Gus Temon garuk-garuk kepala. Terpaksalah dia menelepon Ning Dah yang sudah ada di rumahnya. “Yu, password komputermu opo? Aku arep ngeprint kerjaan,” tanyanya.

“Password nya belum diganti Mas,”kata Ning Dah. Kebiasaan Ning Dah memang seperti itu, selalu mengganti password komputernya secara berkala. Minimal seminggu sekali dia mengganti kata sandi di komputernya.

Tanpa ragu-ragu, Gus Temon memasukkan kata GOBLIN ke komputer Ning Dah, yang dia ketahui sebagai password lamanya. Tapi kok nggak bisa masuk ya? Password yang dimasukkan Gus Temon malah ditolak. “Lho kok nggak bisa?” Sampai tiga kali Gus Temon mencoba login, tetap ditolak.

Bahkan, Gus Temon sampai telepon lagi ke Ning Dah, tapi tidak diangkat. Dia jadi makin bingung Kerjaan belum selesai, hari semakin sore, dan divisi sebelah sudah mulai bekerja. “Waduh piye iki,” Gus Temon makin bingung. Dia bahkan telepon ke Yu Nini, teman sebelahnya. “Yu, password komputernya Ning Dah apa? Aku nelpon Ning Dah ra diangkat,” tanyanya.

“Belum diganti password nya Mas,” jawab Yu Nini.

Gus Temon tambah ngelu. Soalnya dia berkali-kali memasukkan kata GOBLIN, tapi gagal. “Ra iso Yu, iki gagal terus arep mlebu,” keluhnya. “Password nya GOBLIN itu kan?” tanyanya lagi

Tak disangka, Yu Nini malah ngakak.  “Mas, password nya itu BELUM DIGANTI, ituuu,” ujarnya sambil kemekelen. “Coba masukkan BELUM DIGANTI.”

Begitu Gus Temon memasukkan password yang dimaksud, baru komputernya menyala. “Oalaah, nggawe password kok koyok ngene, nggarai bingung ae,” ujarnya. 

(jr/lin/ras/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia