Minggu, 24 Sep 2017
radarjember
Radar Jember

Gandakan Uang, Warga Tempurejo Dibekuk

Selasa, 12 Sep 2017 18:30 | editor : Dzikri Abdi Setia

AKHIRNYA DIBEKUK: Zaenuri saat dibekuk dan digelandang ke Mapolres Jember

AKHIRNYA DIBEKUK: Zaenuri saat dibekuk dan digelandang ke Mapolres Jember (Jumai/Radar Jember)

TEMPUREJO – Ini peringatan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku bisa menggandakan uang. Karena selama ini banyak korban yang tergiur dengan janji palsu pelaku, sehingga mengalami kerugian besar.

Seperti halnya yang menimpa Hayati, 57, warga kelurahan Sedang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Pada Juni 2013 lalu, korban mendatangi rumah Zaenuri, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tempurejo. Kepada korban Zainuri mengaku bisa menggandakan uang dari Rp  60 juta menjadi Rp  1 miliar.

Karena tergiur memang sangat membutuhkan, korban langsung memberikan uang tunai sebesar Rp 60 juta kepada Zainuri. Setelah menerima uang asli senilai Rp 60 juta, maka Haryati menerima tas koper yang diaku isinya berupa uang.

Anehnya, uang itu tidak boleh dibuka sebelum sampai di rumah. Karena penasaran maka koper yang katanya berisi uang itu tiba-tiba dibuka.

Alangkah kaget, saat dibuka tas yang berisi uang itu ternyata bukan uang asli yang disampaikan tersangka, melainkan hanya berisi ratusan lembar uang kertas mainan.

Karena merasa tertipu, selanjutnya Haryati melaporkan ke polisi. Memang sejak terbongkarnya kasus  tersebut pada 2013 lalu, korban sudah meminta agar uang sisanya itu bisa dikembalikan.

Ternyata tersangka bisa menyanggupi dan siap mengembalikan sisa uangnya yang Rp 50 juta. Setelah ditunggu bertahun-tahun, tak dikembalikan, akhirnya korban melaporkan kembali kasus ini kepada Polsek Tempurejo.

Berdasarkan laporkan dari korban, polisi akhirnya melakukan penangkapan terhadap Zaenuri.

Zainuri sendiri sebenarnya baru seminggu keluar dari Lapas Jember, karena kasus penipuan jual beli binatang tokek. Korban penipuan yang dilakukan tersangka ini anggota TNI.

Kapolsek Tempurejo AKP Suhartanto membenarkan telah menangkap pelaku penipuan yang bisa menggandakan uang. Kasus ini sudah berjalan empat tahun lalu tepatnya bulan Juni 2013 tersangka didatangi korban.

“Kasus ini sudah kami serahkan ke penyidik Polres Jember,” pungkas Hartanto. 

(jr/jum/sh/das/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia