Jumat, 24 Nov 2017
radarjember
icon featured
Radar Semeru

Teror Maling Sapi Meluas Ke Daerah Selatan

Senin, 11 Sep 2017 21:14 | editor : Dzikri Abdi Setia

DIBOBOL: Ibu Yusuf, Warga Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso merapati dua ekor sapi dan dua ekor dombanya di gondol kawanan maling. Para pencuri itu nekat merusak tembok rumah untuk membuka kunci pintu kandang.

DIBOBOL: Ibu Yusuf, Warga Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso merapati dua ekor sapi dan dua ekor dombanya di gondol kawanan maling. Para pencuri itu nekat merusak tembok rumah untuk membuka kunci pintu kandang. (Qomaruddin Harahap / Rame)

Berita Terkait

LUMAJANG – Akhir pekan kemarin, ada enam TKP yang menjadi bulan-bulanan pecuri sapi. Total ada enam ekor sapi dan dua ekor domba raib digondol. Kondisi ini menunjukan, jika teror maling sapi masih terjadi. Bahkan meluas ke daerah selatan Lumajang.

Kejadian pertama masih di Ranuyoso, tepatnya di Desa Wates Kulon, dua ekor sapi milik Saini raib. Peristiwa terjadi pada dini hari akhir pekan kemarin. Bersamaan dengan kejadian itu, empat TKP pencurian sapi terjadi di daerah Lumajang selatan.

Empat TKP tersebut, ada di desa Sumberjati, Jatigono, Kunir Kidul, dan sekitaran Tempeh. Hampir seluruhnya sapi hilang, sebagian lagi diketemukan oleh warga sesaat sebelum diangkut oleh para pencuri.

Salah satu sapi yang berhasil ditemukan itu berasal dati Desa Kunir Kikul Kecamatan Kunir. Dua ekor sapi ditemukan terikat di tengah ladang tebu milik warga sekitar. “Kejadian itu sekitar jam 2.00 dini hari kemarin,” kata Abror, warga Desa Kunir Kidul.

Dia menuturkan, sapi yang ditemukan warga di ladang tebu itu milik Burhan. Ditemukan sekitar empat kilometer dari rumah korban. Saat itu warga dan perangkat melakukan pencarian pada sapi milik Burhan tersebut.

Saat ditemukan, sapi sudah diikat di tengah ladang tebu dengan posisi menunduk. Sehingga sapi tidak bisa mengeluarkan suaranya. “Posisinya sudah enak, pelakunya tinggal angkut. Untung kami temukan dulu,” tuturnya.

Selang sehari setelah kejadian tersebut, pencurian sapi kembali terjadi. Kali ini kembali menimpa warga Ranuyoso. Modusnya lebih ekstrem dari biasanya. Pelaku nekat membobol tembok untuk membuka kunci pintu kandang sapi.

Huda salah satu warga Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso menuturkan, peristiwa itu terjadi pada sapi milik ibu Yusuf. Dua ekor sapi dan dua ekor domba miliknya hilang. “Pencurinya bobol tembok untuk membuka kandang,” katanya. (mar)

(jr/mar/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia