Kamis, 23 Nov 2017
radarjember
icon featured
Rame-rame

Panser, Pasukan Suporter Jember

Senin, 11 Sep 2017 05:20 | editor : Dzikri Abdi Setia

PEMBAKAR SEMANGAT : Kehadiran Panser Jember selalu memberikan aura semangat bagi yang didukungnya serta menghibur bagi penonton lainnya.

PEMBAKAR SEMANGAT : Kehadiran Panser Jember selalu memberikan aura semangat bagi yang didukungnya serta menghibur bagi penonton lainnya. (Panser for Radar Jember)

Nama Panser, sebuah akronim Pasukan Suporter Jember sudah sangat dikenal di kalangan pecinta sepak bola di Jember. Mereka pun hadir untuk memberikan oase tentang suporter yang sebenarnya.

Kini, bukan hanya tentang pendukung sepak bola mereka hadir dengan beribu kreativitas dan kemandiriannya.

Komunitas ini sudah berdiri sejak 20 tahun silam. Mereka berdiri dengan basis anak muda Jember. Bahkan, mayoritas anggotanya adalah para remaja di Jember. Meski, banyak diantara mereka para senior suporter sejati Jember, yang harus turun panggung.

Para senior ini bukan berarti memilih pensiun dini jadi seorang suporter. Namun, lebih kepada pilihan untuk melanjutkan regenerasi. Menyerahkan tongkat estafet ke-suporter-annya pada mereka yang berdarah muda.

Tujuannya, supaya gairah pendukung olahraga di Jember tak pernah mati.

Panser, pun tak hanya sebatas pendukung sepak bola. Semua cabang olahraga kebanggaan Jember, menjadi garapan untuk didukung sepenuhnya. Sebab mereka, memiliki semangat menjaga nama baik Jember melalui bidang olahraga.

“Karena suporter, pemain tambahan pemberi energi atlet dari luar lapangan,” kata Panglima Panser, Mulyanto yang akrab dipanggil Cak Moenk ini.

Para Panser, bukan hanya jago kandang. Sejarah pernah mencatat, PON Palembang di tahun 2004 silam, Panser hadir menjadi suporter kontingen Jawa Timur. Mereka terbang ke Palembang, dengan 100 pasukan suporter.

Meskipun hanya 100, namun mereka yang jauh-jauh datang dari Jember ini bisa memberikan suaranya untuk mendukung atlet-atlet berlaga di ajang olahraga terbesar se-Indonesia ini.

Untuk mengikuti perkembangan zaman, Panser, hadir dengan berbagai varian sayap komunitas. Pembagiannya sesuai bidang. Bukan lagi terbatas jadi pendukung olahraga saja.

Panser, kini memiliki sejumlah kelompok agar mereka lebih berkembang. Disesuaikan dengan kreativitas dan juga bakat dari masing-masing anggota sesuai dengan bidangnya. 

Diantaranya ada Jember Putra, JP Percussion dan Panser Band.  Jember Putra, memang dikenal sebagai “pabriknya” pencetak bibit pesepak bola muda.

Melatihnya dengan model pengembangan sekolah sepak bola (SSB), sehingga bisa menelurkan pemain-pemain muda berbakat. Sehingga nantinya mereka bisa menjadi pemain profesional yang membanggakan bagi Jember.

Selain sepak bola, Jember Putra, juga menjadi klub Volly. Bahkan, futsal juga menjadi andalan Jember Putra. “Di Jember, pemilik tim futsal putri satu-satunya ya Jember Putra,” kata Cak Moenk menjelaskan.

Kini, Panser, memiliki anggota sebanyak 15 ribu. Mereka tersebar di tujuh koordinator wilayah (korwil) di masing-masing kecamatan. Mereka, survival karena semangat memajukan daerah kebanggaannya, Kabupaten Jember. 

(jr/rul/ram/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia