Minggu, 24 Sep 2017
radarjember
Kesehatan

Honor Kader Posyandu Naik 100 Persen

Sabtu, 09 Sep 2017 05:17 | editor : Dzikri Abdi Setia

JEMBER – Ribuan kader posyandu mendapatkan kabar gembira dari Bupati Jember dr Faida MMR. Dalam orientasi 14.380 kader posyandu yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, orang nomor satu Jember itu menyampaikan kenaikan honor kader posyandu sampai 100 persen.

Honor yang semula Rp 50 ribu tiap bulan menjadi Rp 100 ribu. Honor akan diterima langsung masing-masing kader posyandu melalui rekening Bank BRI. Kenaikan honor ini sudah tercantum dalam anggaran pemerintah.

Selama dua hari kemarin, 6 hingga 7 September, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember menggelar orientasi bagi 14.380 kader posyandu di Jember. Penyelenggaraannya dipusatkan di lima titik yaitu di Ponpes MHI Bangsalsari, Ponpes KH Mukhlis Mayang, Ponpes Ponpes Assabrawi Ledokombo, Secaba Rindam V/Brawijaya di Sukorejo Sumbersari, dan di Ponpes Nurussalam Ambulu.

Delegasi World Health Organization (WHO) juga menyaksikan orientasi kader posyandu tersebut. Bahkan, Rajaram Karki dan Mr. Chthoo Chaudhary Kalwar dari Nepal dan Dr M Reaz Hasan Bangladesh, delegasi dari WHO mengapresiasi program Bupati dr Faida MMR. Hadir pula Asmaniar Saleh SKM MSi dari Indonesia WHO. Dr Devi Anisiska dari subdit imunisasi Kementerian Kesehatan dan Gito Hartono SKM MMKes dari Dinkes Jawa Timur. 

Dalam rangkaian kegiatan selama dua hari para kader posyandu kembali diorietasi bahwa keterlibatan mereka menyumbang andil yang cukup penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Jember. Melalui tangan para kader posyandu-lah permasalahan kesehatan di Jember bisa dipecahkan. 

Bupati Faida menilai honor yang diterima kader posyandu yang besarnya hanya Rp 50 ribu amat tidak layak di era saat ini. Dan juga, tidak jarang distribusinya tidak berlangsung secara serempak antara satu kader dengan kader lainnya. 

Untuk itu, pihaknya sengaja menggandeng Bank BRI untuk melakukan pendistribusian. Setiap kader posyandu akan dibuatkan rekening. Sehingga saat waktu pencairan honor tiba, mereka bisa menerimanya dalam waktu yang bersamaan. 

Faida menjelaskan para kader posyandu juga bisa ikut terlibat aktif dalam menyukseskan imunisasi MR.

“Kita punya waktu sampai 30 September. Saat ini capaian imunisasi MR Jember sudah sekitar 98 persen. Nanti kalau sampai batas akhir kampanye bisa tembus 100 persen, maka honor kader posyandu Kabupaten Jember akan dilipatgandakan sebesar 100 persen,” pungkasnya. 

Sebagai tenaga kesehatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat kader posyandu bisa memfasilitasi sebelum ditangani puskesmas atau rumah sakit. Atau kalau terpaksa dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi, para kader posyandu bisa memfasilitasinya.

“Masyarakat miskin dan ibu hamil menjadi dua prioritas utama pelayanan mereka. Bahkan, saat ada warga miskin yang tidak memiliki BPJS atau KIS tetap bisa diantarkan ke rumah sakit dengan hanya melampirkan surat keterangan miskin,” papar Kepala Dinkes Jember dr Siti Nurul Qamariyah MKes.  

(jr/was/aro/das/JPR)

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia