Kamis, 21 Sep 2017
radarjember
Sportainment

Macan Raung Kunyah The Lobster

Senin, 04 Sep 2017 20:28 | editor : Dzikri Abdi Setia

SELEBRASI : Meski diimpit banyak persoalan, Persid Jember kemarin menjawabnya dengan penampilan luar biasa. Dua gol tanpa balas. Tampak Jerry Rivan Perdana (bawah) merayakan gol perdana sore kemarin. Sekitar tujuh menit kemudian pemain persid merubung M. (Heru Putranto/Radar Jember)

JEMBER – Luar biasa. Bertanding di tengah belitan berbagai persoalan, Persid Jember kembali menunjukkan kelasnya.

Klub kebanggaan Jember ini mampu mengawali laga perdana di putaran ketiga dengan hasil manis.

Menjamu salah satu klub legendaris di Jawa Timur, Deltras Sidoarjo, Persid berhasil mengakhiri laga dengan skor kemenangan 2-0. 

Persid mulai main trengginas sejak menit-menit awal babak pertama. Pemain senior Persid, Jerry Rivan Perdana berhasil mencetak gol perdana di menit ke-21 dari sisi kanan lawan.

Gol tersebut tercipta melalui umpan matang dari striker David Erfandi. Jerry yang biasanya bermain sebagai pemain belakang, kali ini maju memperkuat lini tengah. Selain itu, pemain yang bergabung dengan Persid sejak 2013 ini juga dipercaya menyandang ban kapten, menggantikan Iwan Sampurno yang harus absen karena terkena akumulasi kartu. Selang tujuh menit kemudian, giliran M. Idris yang menggetarkan gawang Deltras yang dijaga Prast Aditya.  

Unggul di babak pertama, membuat para tokoh masyarakat Jember yang turut hadir memberi semangat bagi Persid riang gembira. Bahkan mantan Ketua KONI Jember H Kamil Gunawan yang turut hadir memberi dukungan, langsung mengucurkan bonus uang tunai kepada para pemain saat istirahat di ruang ganti pemain. “Laga lawan Deltras ini sangat berat. Saya awalnya pesimistis. Tapi melihat 2 gol tanpa balas, membuat saya beri bonus langsung uang Rp 5 juta untuk pemain. Kalau Persid cetak gol lagi di babak kedua, akan saya tambah lagi bonusnya,” tutur pria yang dikenal sebagai pengusaha beras ini. 

Namun, meski dijanjikan tambahan bonus, tidak ada tambahan gol yang tercipta di babak kedua. Deltras terus berusaha menekan. Namun selalu berhasil dibendung oleh lini belakang Persid. Satu gol Deltras di pertengahan babak kedua, dianulir wasit karena offside. 

Laga lawan Deltras bisa disebut sebagai laga penting. Pasalnya, di putaran ketiga ini, Persid berada di grup G bersama Deltras Sidoarjo dan Persekabpas/PSPK Kota Pasuruan.

Dari ketiga tim tersebut, hanya akan ada satu tim yang berhak lolos ke putaran selanjutnya.

Adapun Deltras selama ini memiliki statistik yang luar biasa. Dari seluruh laga yang dijalani di putaran pertama dan kedua, tidak sekalipun Deltras menelan kekalahan. Deltras hanya tiga kali mengalami hasil seri.

“Deltras memang memiliki materi pemain yang bagus. Tetapi memang sebelumnya dia belum pernah dengan tim yang cukup kuat,” tutur Achmad Jainuri, pelatih Persid usai laga. 

Diakui Jainuri, absennya Faisol Yunus, striker andalan mereka, cukup berpengaruh pada daya gedor Persid.

Meski demikian, Persid bisa mengatasi kendala tersebut melalui kerja sama tim. Padahal, pada Jumat lalu, para pemain sempat mogok latihan, imbas dari ketidakjelasan gaji pemain yang sudah tertunggak hingga enam bulan. “Saya kira ini dampak positif dari motivasi yang diberikan oleh kalangan pengusaha dan Komandan Secaba Jember yang cukup membantu memompa semangat para pemain,” jelas Jainuri. 

Faisol mengalami cedera ligamen di kaki kanan karena benturan keras saat berlaga melawan Probolinggo United di Probolinggo pada 17 Agustus 2017.

Hingga lewat dari dua minggu sejak pertama kali dibekap cedera, Faisol masih tertatih-tatih untuk berjalan. Pemain asal Umbulsari itu turut hadir dalam laga kemarin sore.

Namun hingga kini, ia belum sekalipun mendapat perawatan medis. “Masih belum Mas, cuma dikasih obat pengurang rasa nyeri,” tutur Faisol kepada Jawa Pos Radar Jember. 

Usai laga menjamu Deltras, Persid akan menjalani dua laga tandang (away) yakni melawan PSPK/Persekabpas Kota Pasuruan di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan pada 10 September 2017 dan melawan Deltras di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 13 September 2017.

Persid baru akan melakoni laga kandang di JSG pada akhir putaran ketiga, yakni menjamu PSPK pada 20 September 2017. 

Asisten pelatih Deltras, Adi Putra Setiawan menyebut, kekalahan anak asuhnya itu sebagai imbas dari absennya dua pemain andalannya, yakni Akmal Fakhri (second stopper) dan Wimba Sutan (striker).

Meski demikian, pihaknya tidak akan mau larut dalam kekalahan melawan Persid. Deltras bertekad fokus menghadapi laga selanjutnya, yakni melawan PSPK Kota Pasuruan di Sidoarjo.

Selain itu, Deltras bertekad akan membalas kekalahan atas Persid saat menjamu tim Macan Raung nanti.

“Besok saat Persid bermain di kandang kami, kita akan balas kekalahan ini dengan skor 3-0,” pungkas Adi dengan optimistis. 

(jr/ad/ras/das/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia