Rabu, 20 Sep 2017
radarjember
Radar Semeru

Sakit, Pendaki asal Jember Tewas

Saat Perjalanan dari Gunung Semeru ke RS Hary

Minggu, 16 Jul 2017 18:18 | editor : HARI SETIAWAN

MAKAN KORBAN: Kondisi Gunung Semeru Lumajang telah banyak makan korban pendaki. Kemarin, giliran pendaki asal Jember yang meninggal setelah sakit di Ranu Kumbolo.

MAKAN KORBAN: Kondisi Gunung Semeru Lumajang telah banyak makan korban pendaki. Kemarin, giliran pendaki asal Jember yang meninggal setelah sakit di Ranu Kumbolo. (HAFID ASNAN / RAME)

LUMAJANG – Satu lagi pendaki gunung mengalami nasib nahas di Gunung Semeru Lumajang. Kemarin Wiraguna Lodi Rahmanto pendaki gunung asal Jember menghembuskan nafas terakhir ketika perjalanan menuju rumah sakit Haryoto Lumajang.  Korban diketahui sakit saat masih berada di Ranu Kumbolo Gunung Semeru.

Awalnya, korban mendaki gunung Semeru yang ketinggiannya 3676 mdpl  bersama teman-temannya. Namun, ketika sampai di Ranu Kumbolo, dia mengalami sakit. Informasi yang berhasil diperoleh Jawa Pos Radar Semeru, teman-teman korban langsung turun meminta bantuan ke pos resort Ranupane. Malam hari itu pula, tim langsung bergerak menjemput korban.

Wawan Hadi Siswo, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Logistik BPBD Lumajang membenarkan informasi itu. Dia menguraikan, pada 14 Juli 2017, sekitar pukul 17.00 rekan korban melaporkan kalau ada temannya yang sakit. “Laporan kalau temannya sakit tertahan di Ranu Kumbolo,” katanya.

Dari awalnya bersama-sama, sebagian teman korban turun meminta bantuan dan langsung direspon dengan melakukan penjemputan. Penjemputan dilakukan kemarin.  “Pukul 01.30, korban sudah sampai di Ranupane. Dan keluarga menjemput disana,” ungkapnya.

Korban saat itu masih sadarkan diri. Dan keluarga bersama tim membawa korban ke RSUD Haryoto Lumajang. “Itu bersama keluarga korban. Dibawa langsung sejak jam 01.30. dalam perjalanan korban masih sadar,” jelasnya.

Namun, ketika mendekati RS Haryoto Lumajang, korban dinyatakan meninggal. Itu ketika perjalanan mendekati rumah sakit. “Tetapi sempat diperiksa di rumah sakit. Kemudian setelah dipastikan meninggal, korban dibawa pulang oleh keluarganya,” pungkasnya.

Wawan menegaskan, korban bukan tergabung dalam pencinta alam. Juga tidak tergabung dalam komunitas pendaki. “Hanya sekedar hobi saja, main mendaki ke Gunung Semeru. Itu saja. Satu rombongan diperkirakan 4 orang,” katanya.

Sampai berita ini ditulis, tidak diketahui apa sakit yang diderita korban. Wawan juga masih mengkonfirmasi pada pihak rumah sakit. “Sakitnya sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak rumah sakit. Cuma pagi harinya, setelah diurus semuanya, korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga,” ungkapnya.

(jr/fid/har/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia