Sabtu, 23 Sep 2017
radarjember
Sports

Koin untuk Persid

Prihatin Dana APBD Tak Cair, Berni Turun ke J

Kamis, 13 Jul 2017 18:20 | editor : HARI SETIAWAN

SUPORTER PEDULI: Suporter Persid yang tergabung dalam Berni (Jember Brani) menggelar aksi galang dana Persid.

SUPORTER PEDULI: Suporter Persid yang tergabung dalam Berni (Jember Brani) menggelar aksi galang dana Persid. (Berni for Radar Jember)

JEMBER – Krisis finansial yang melanda Persid mendorong para suporter yang tergabung dalam Berni (Jember Brani) untuk turun ke jalan. Mereka menggelar aksi Galang Dana untuk Persid ke masyarakat secara langsung. 

Hal itu terpaksa mereka lakukan untuk membantu keuangan Persid yang krisis finansial menjelang lanjutan Liga 3 PSSI Jawa Timur (Jatim). 

Padahal, prestasi Persid di awal musim ini sangat menggiurkan. Rencananya, Persid akan bertanding melawan PSSS Situbondo 19 Juli 2017. 

SUPORTER PEDULI: Suporter Persid yang tergabung dalam Berni (Jember Brani) menggelar aksi galang dana Persid.

SUPORTER PEDULI: Suporter Persid yang tergabung dalam Berni (Jember Brani) menggelar aksi galang dana Persid. (Berni for Radar Jember)

“Ini ide teman-teman Berni. Didasari keprihatinan karena Persid yang sekarang mulai bangkit, namun tidak didukung kondisi keuangan yang baik,” tutur Ridwan Suroyo, ketua harian Berni Jember saat dihubungi Jawa Pos Radar Jember. Karena itulah, pihaknya bikin gerakan Koin untuk Persid. 

Para suporter, lanjut Ridwan, mulai khawatir setelah dapat informasi, dana hibah dari Pemkab Jember untuk Persid belum ada kepastian kapan dicairkan. Padahal, dana tersebut sudah dianggarkan dalam APBD Jember tahun ini. 

Aksi galang dana ke jalan, dilakukan mulai Rabu (12/07) kemarin hingga 17 Juli mendatang. Aksi dilakukan secara serentak oleh perwakilan dari 35 korwil (koordinator wilayah) Berni di Jember. Mereka melakukan aksi galang dana di belasan titik strategis yang ada di pusat maupun luar kota Jember. 

Beberapa titik keramaian di dalam kota Jember yang dijadikan pusat aksi galang dana antara lain lampu merah Pasar Tanjung, depan SMPN 2 Jember, Perhutani, lampu merah Sukorejo dan pertigaan RSD Soebandi Patrang. Adapun titik keramaian di luar kota yakni depan Polsek Mayang, Alun-Alun Kalisat, Lapangan Mumbulsari, pertigaan Arjasa, pertigaan Balung, pertigaan dekat Pantai Seputih dan pertigaan depan Polsek Rambipuji. “Beberapa korwil bergabung di titik tertentu,” jelas Ridwan. 

Melalui aksi galang dana ini, Ridwan berharap bisa mengetuk kepedulian Bupati Jember terhadap Persid. “Semoga Bu Faida (bupati Jember, Red) bisa melihat dan mendengar apa yang jadi keresahan warga di lapangan,” tutur Ridwan. 

Sejauh ini, di tim senior, Persid yang berlaga di grup A Liga 3 PSSI Jatim. Masih memuncaki klasemen sementara pada putaran pertama. Sedangkan tim junior yang berlaga di Piala Soeratin juga masih memuncaki klasemen sementara grup.

Prestasi di lapangan ini berbalik dengan kondisi keuangan tim, di mana hingga empat bulan berjalan, seluruh pemain Persid belum juga menerima gaji. 

Yudistira, salah satu pengguna jalan yang ditemui Jawa Pos Radar Jember di sekitar perempatan SMPN 2 Jember saat aksi galang dana, mengaku ikut prihatin dengan kondisi klub sepak bola legendaris Jember itu. 

“Dulu kan sempat berjaya di kasta tertinggi nasional. Lalu terpuruk lama dan sekarang berusaha bangkit, namun seperti tidak didukung oleh pemerintahnya,” tutur Yudis yang mengaku sebagai pencinta bola itu. Dia pun ikut menyumbang melalui aksi Galang Dana untuk Persid. (ad/aro/c1/hdi)

(jr/ad/aro/har/JPR)

Rekomendasi Untuk Anda

 TOP
 
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia