Jumat, 19 Jan 2018
radarjember
Jember
Honda JBL 2017

SMAN Arjasa Punya Harapan

Kamis, 20 Apr 2017 11:00

 SMAN Arjasa Punya Harapan

LAGA BERAT: SMAN Arjasa (kostum putih) ketika bertanding melawan SMAN 2 Pasuruan yang juga diunggulkan sebagai juara. Tim tuan rumah terpaksa mengakui keunggulan tamu mereka dengan skor akhir 20-30. (Heru Putranto/Radar Jember)

JEMBER – Tim basket putra SMAN Arjasa rupanya tak mampu mengimbangi permainan tim tamu SMAN 2 Pasuruan dalam laga terakhirnya di babak penyisihan pool D. Sempat menang tipis atas SMAN 2 Bondowoso dengan skor 22-27, tim yang dilatih oleh Wagiono tersebut harus menelan dua kali kekalahan.

Kekalahan pertama mereka terjadi ketika tampil melawan jawara Honda Jember Basketball League (JBL) tahun lalu SMAN 2 Jember. Tak tanggung-tanggung, mereka harus pulang dengan tangan hampa alias tak bisa mencetak satupun angka. Dikalahkan tim SMAN 2 Jember dengan skor 49-0.

Seakan masih belum bisa move on dari kekalahan sebelumnya, Akhmad Ikhwan Nilzam Febriansyah dkk kembali dipaksa menelan pil pahit setelah gagal unggul atas SMAN 2 Pasuruan. Tampil kurang prima, di kuarter pertama SMAN Arjasa sudah tertinggal dengan skor 5-8. Ketertinggalan ini terus terjadi hingga waktu turun minum kuarter kedua yang berakhir dengan skor 9-14.

Asa SMAN 2 Pasuruan semakin menggila ketika memasuki kuarter ketiga. Para pemain berkostum biru tua ini terus memberikan penampilan yang tertata dan sistematis. Itu membuat SMAN Arjasa kesulitan mencetak angka di daerah lawan. Hingga akhirnya tuan rumah harus menyerah di kuarter keempat dengan skor 20-30.

Wagiono, pelatih SMAN Arjasa menuturkan, pertandingan berikutnya merupakan laga penentu apakah mereka bisa lolos ke babak perempat final. Mereka harus menang melawan SMAN 4 Jember dengan selisih skor yang besar.

Meskipun demikian dirinya optimis bisa memberikan perlawanan sengit dalam laga terakhir pool D. Dirinya mengaku telah menyiapkan berbagai strategi yang diterapkan sesuai dengan lawan yang akan dihadapi. Selain strategi tersebut, salah satu hal yang mempengaruhi serangan pemain adalah improvisasi yang dijalankan di lapangan.

“Tentunya selain mempersiapkan strategi, anak-anak juga harus membaca kondisi lapangan supaya bisa melakukan improvisasi terhadap strategi tersebut,” lanjut Wagiono. Jika masing-masing pemain bisa merada di posisi yang tepat dan menjalankan strategi tersebut, dirinya yakin SMAN Arjasa bisa meraih kemenangan dengan mudah. (lin/aro/har/jawapos.com)

 

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia