Jumat, 19 Jan 2018
radarjember
Jember
Kriminalitas

Kapok! Maling Spesialis Mobil Diringkus

Rabu, 19 Apr 2017 13:20

Kapok! Maling Spesialis Mobil Diringkus

JAJAL: Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mencoba menghidupkan mobil yang telah dicuri para tersangka. (Jumai/Radar Jember)

JEMBER – Tim Resmob Polres Jember berhasil meringkus empat  orang pelaku yang diduga kuat sindikat pencurian mobil. Keempatnya ditangkap petugas di lokasi berbeda.

Mereka adalah Yoyok Rudiansa, 33, warga Lingkungan Kebon Indah, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates. Lalu Nurhasan, 36, warga Lingkungan Tumpeng, Kelurahan Tegalbesar. Kemudian Agung Wibowo, 27, warga Desa Wates Negoro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto. Dan Wardi, 38, warga Desa Buluresik, Ngoro – Mojokerto.

“Anggota kita terpaksa melakukan tindakan tegas (melumpuhkan tersangka dengan tembakan), karena mereka berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap,” ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Wijaya, di Mapolres Jember, kemarin.

Menurut Kusworo, penangkapan ini bermula dari razia yang dilakukan Polres Probolinggo pada Jumat (14/4) sekitar pukul 21.00. Saat itu, mobil yang dikemudikan salah satu tersangka terjaring dalam razia tersebut.

“Saat dilakukan penggeledahan, dalam mobil ditemukan berbagai mata kunci T,” jelas Kusworo. Saat itu juga, salah satu tersangka itu diinterogasi dan mengaku pernah melakukan pencurian mobil di wilayah Jember.

Kemudian, Polres Probolinggo berkoordinasi dengan Polres Jember. Dari hasil pengembangan kasus tersebut, Tim Resmob Polres Jember akhirnya berhasil meringkus 3 tersangka lainnya.

“Selain meringkus 4 orang tersangka, kita juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 4 mobil masing-masing 3 pikap dan satu mobil Station merk Isuzu Panther, dan 5 buah mata kunci T,” jelas Kusworo.

Selama ini, para tersangka mencari sasaran dengan cara hunting. Biasanya, yang menjadi sasaran empuk adalah mobil yang diparkir di lokasi sepi.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka berbagi peran. Ada yang menjaga situasi dan ada bagian eksekutor. “Mobil yang dicuri, pintu dan lubang kunci mobil, itu dirusak dengan menggunakan kunci T. Kemudian, mobil didorong ke tempat yang sepi, dihidupkan dan langsung dibawa kabur,” kata Kusworo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, para tersangka sudah melakukan aksi di 4 tempat (TKP), di wilayah hukum kabupaten Jember. “Namun ada kemungkinan, masih ada TKP lain yang pernah menjadi sasaran tersangka ini. Yang jelas, kita masih terus mendalami kasus ini sekaligus kita kembangkan,” tegas Kusworo.

Menurut Kusworo, dua dari empat tersangka itu ternyata adalah residivis. Tersangka Wardi, pernah mendekam di Lapas Mojokerto karena kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Sementara tersangka Agung, pernah mendekam di penjara karena terlibat kasus pemerasan di wilayah hukum Polres Sidoarjo.

Pada kesempatan itu, Kusworo juga langsung menyerahkan mobil yang diamankan dari tersangka, kepada pemiliknya (korban, red). “Mobil itu kita serahkan lagi kepada pemiliknya tanpa biaya sepeser pun. Pemilik juga sudah menunjukkan surat-surat bukti kepemilikan seperti STNK dan BPKB,” pungkas Kusworo.

Masih menurut Kusworo, keempat pelaku ini sebenarnya bukan merupakana pelaku baru. Tetap keempat pelaku ini sebelumnya pernah ditahan dalam kasus pencurian dengan pemberatan di tiga kota yang berbeda. Keempat mobil yang diamnkan diantaranya pikup T 120 SS P 8848 RC, pikup T120 SS P 8851 RM,  mobil isuzu Panther W 1549 NE, mobil Futura  P 8952 ML dan 5 mata kunci T. (jum/hdi/har/jawapos.com)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia