Jumat, 19 Jan 2018
radarjember
Advetorial

Dorong Pengembangan Produk Ikonik

Tembakau Sangat Layak Dimunculkan

Senin, 13 Feb 2017 08:10

Dorong Pengembangan Produk Ikonik

REPLIKA CERUTU: Jember saat ini memiliki produk khas cerutu dengan bahan baku 100 persen dari Jember. (Heru Putranto/Radar Jember)

JEMBER – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember mendorong pengembangkan produki ikonik Jember. Sesuai namanya, produk ikonik itu diharapkan bisa menjadi branding utama Jember dalam promosi pariwisata Jember.

Kepala Disparbud Jember Hari Widjajadi mengatakan, wisata atraksi Jember sudah memiliki Jember Fashion Carnaval (JFC). Padahal, pariwisata tidak hanya atraksi, melainkan juga ada suvenir, kuliner khas, dan sebagainya.

Sektor pertanian, menurut dia, sangat berpotensi untuk menjadi pariwisata unggulan bila dikelola dengan baik. Yang paling ikonik adalah tembakau. Tembakau sudah menjadi bagian dari sejarah Jember. “Sejak dulu tembakau Jember ini dikenal memiliki citarasa khas sampai mancanegara,” ujarnya kemarin (12/2).

Karena itu, disparbud sangat mendukung bila ada pihak yang siap memunculkan produk ikonik berbasis pertanian. “Promosinya tentu kami tidak bisa sendiri. Kami bisa bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti agen perjalanan wisata, dan sebagainya,” katanya.

Mendukung semangat ini, Febrian Ananta Kahar, owner Boss Image Nusantara (BIN) Cigar, produsen cerutu Jember, mengatakan, pihaknya sejak lama berkeinginan menjadikan sektor hilir tembakau sebagai ikon Jember. Karena itu, BIN meluncurkan produk cerutu khas dan asli buatan Jember, yakni Jember Cigar, kemarin.

Sejak memproduksi cerutu, dia mengatakan, penerimaan masyarakat terhadap cerutu asli Jember sangat bagus. Apalagi, Jember Cigar diproduksi dengan bahan baku 100 persen dari Jember dengan bentuk torpedo, yang belum pernah ada di dunia.

Ke depan, Febrian ingin lebih banyak produk ikonik Jember yang bisa tumbuh dan berkembang. “Saya baru pulang dari Australia. Saya bertemu partner di sana, saya menawarkan tidak hanya cigar, tapi manik-manik dan batik. Kalau regulasi di Australia memungkinan, saya akan bawa manik-manik dan batik khas Jember untuk dipasarkan di sana,” terangnya.

Hari menambahkan, dengan memproduksi cerutu di Jember, nilai tambah tembakau Jember akan meningkat. Pada gilirannya, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik petani maupun pekerja di pabrik. (lin/har/jawapos.com)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia