Jumat, 19 Jan 2018
radarjember
Jember

Sroedji Raih Penghargaan Bintang Mahaputra Utama

Rabu, 09 Nov 2016 18:29

Sroedji Raih Penghargaan Bintang Mahaputra Utama

KE ISTANA: Putri keempat almarhum Letkol Moch Sroedji, Ny. Pudji Redjeki Irawati Sreodji, menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara kemarin (9/11) (Irma Devita for Radar Jember)

JEMBER – Perjuangan seluruh elemen untuk almarhum Letkol Moch. Sroedji tidak sia-sia. Meskipun belum bisa mendapatkan penghargaan tertinggi dari Presiden RI sebagai Pahlawan nasional, Sroedji mendapatkan penghargaan Mahaputra Utama atas jasanya untuk Bangsa Indonesia. Harapan itu belum pupus, karena masih bisa diajukan kembali menjadi Pahlawan Nasional.

Kabar gembira ini diungkapkan oleh Irma Devita, cucu alm. Letkol Moch Sroedji kepada Jawa Pos Radar Jember kemarin.

Irma menuturkan kepastian ini didapatkan usai keluarganya menghadiri Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dan Tanda Kehormatan Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta kemarin (9/11). Penghargaan ini diberikan Presiden Joko Widodo kepada pihak keluarga langsung.

“Alhamdulillah ini baru selesai acara penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Anugerah Bintang Mahaputra Utama kepada Almarhum Lekol Inf Sroedji mendapatkan dari Pemerintah RI,” ucap Irma. Bahkan, dalam penyerahan penghargaan kemarin diterima langsung oleh putri keempat Almarhum Letkol Moch. Sroedji, Ny Pudji Redjeki Irawati Sreodji dan putri ketiga Ny. Soedi Astuti Sroedji.

Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera itu berdasar Keputusan Presiden RI Nomor 91/TK/Tahun 2016 tanggal 3 November 2016. Selain Sroedji, juga ada alm Mayjen TNI (Purn) Andi Mattalatta (tokoh dari Sulawesi Selatan) mendapatkan penghargaan serupa.

Sementara untuk penghargaan tertinggi diberikan kepada KHR As’ad Syamsul Arifin dari Situbondo yang diberi gelar Pahlawan Nasional. Mantan Pengasuh Ponpes Salafiah Syafiiyah Asembagus, Situbondo berdasar Kepres Nomor 90/TK/Tahun 2016 pada 3 November 2016 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Sekadar informasi, Bintang Mahaputra Utama adalah Bintang Mahaputra kelas III. Bintang ini adalah penghargaan sipil yang tertinggi, tetapi dikeluarkan dan diberikan sesudah Bintang Republik Indonesia kepada anggota korps militer. Bintang ini diberikan bagi mereka yang berjasa secara luar biasa pada bidang militer.

Pihak keluarga sangat menyambut gembira penghargaan ini. “Apalagi, Sroedji bersama dengan Mattalata termasuk dalam tiga nama yang memenuhi syarat dan layak dianugerahi Pahlawan Nasional,” ucap Irma.

Namun, pemerintah RI hanya menunjuk satu nama untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Pihak keluarga tidak merasa kecewa dengan capaian ini, dan malah bangga dengan penghargaan yang diberikan.

Dirinya mengatakan ini membuktikan perjuangan yang dilakukan oleh Sroedji dalam masa merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI diakui oleh Pemerintah RI. Dia mengatakan jika pihak keluarga juga tidak patah arang untuk terus berjuang lagi menjadikan nama Sroedji menjadi Pahlawan Nasional.

“Masih bisa diajukan lagi tahun depan,” jelas perempuan yang menciptakan novel Sang Patriot yang bercerita perjuangan Letkol Moch. Sroedji semasa hidup.

Apalagi, menurut Irma, memang untuk dasar sebenarnya semua sudah lengkap dan memenuhi syarat menjadi Pahlawan Nasional. Oleh karena itu, pihaknya pun akan kembali berjuang memperjuangkan agar bisa mendapatkan penghargaan tertinggi itu. (ram/c1/hdi/jawapos.com)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia